Pendapat

Apa Yang Terpenting?

September 2015, industri mobil dunia terguncang oleh skandal. Volkswagen, salah satu produsen terbesar mobil dunia asal Jerman, melanggar ketentuan terkait dengan jumlah emisi mobil-mobil hasil produksinya. Harga saham Volkswagen menurun drastis. Pemecatan besar-besaran serta denda milyaran Euro pun sudah menunggu di depan mata.

Banyak analisis diajukan atas masalah ini. Intinya adalah, Volkswagen telah menipu pemerintah dan masyarakat terkait dengan jumlah polusi yang dihasilkan oleh mobil-mobilnya. Ia tidak hanya melanggar hukum dan menodai kepercayaan masyarakat, tetapi juga merusak alam. Pola pelanggaran semacam ini sudah terjadi begitu sering di dunia. Perusahaan-perusahaan multinasional mengabaikan semua hal, demi mendapatkan keuntungan yang lebih banyak lagi.

Pertanyaan kecil pun menggantung di kepala saya. Mengapa perusahaan yang sudah begitu kaya dan besar masih saja terjebak pada kerakusan akan uang? Bukankah mereka sudah amat sangat kaya, bahkan untuk ukuran perusahaan mobil raksasa yang usianya sudah hampir 100 tahun? Apa yang sebenarnya terjadi?

Salah Paham

Yang jelas, Volkswagen mengalami kesalahpahaman mendasar. Mereka mengira, bahwa uang adalah hal terpenting dalam hidup. Akibatnya, mereka menipu pemerintah dan masyarakat, guna mendapat uang lebih banyak lagi. Sayangnya, pandangan yang salah semacam ini justru memukul balik Volkswagen itu sendiri.

Volkswagen tidak sendiri. Begitu banyak orang mengalami kesalahpahaman yang sama. Mereka mengira, hal terpenting di dunia adalah uang. Ketika uang banyak, mereka justru bingung, dan akhirnya melakukan hal-hal yang justru menghancurkan diri mereka sendiri.

Mereka bilang, mereka butuh uang untuk hidup. Ini akhirnya menciptakan semacam lingkaran setan yang tidak masuk akal. Orang bekerja untuk hidup, sementara hidupnya diisi dengan bekerja lebih banyak lagi. Tak heran, dengan pola hidup semacam ini, banyak orang menderita dalam hidupnya.

Banyak orang juga bilang, bahwa mereka mencari uang untuk keluarga. Ini tentu masuk akal dan benar. Akan tetapi, apakah bisa dibenarkan, jika kita mencari uang untuk keluarga kita, dan menipu keluarga-keluarga lainnya? Lagi pula, seberapa banyak sih uang yang kita butuhkan untuk menghidupi keluarga kita? Milyaran Euro?

Kebingungan menghasilkan kesalahpahaman semacam ini. Kesalahpahaman akhirnya membuahkan penderitaan yang lebih banyak lagi. Kita tidak paham, apa yang terpenting dalam hidup ini, dan akhirnya melakukan hal-hal bodoh. Orang lain pun kena getahnya, akibat dari kebodohan kita.

Yang Terpenting

Lalu, apa yang terpenting dalam hidup ini? Jawabannya jelas bukan uang. Saya bahkan berani berpendapat, bahwa yang terpenting dalam hidup ini pun bukan hidup itu sendiri. Keluarga, bahkan memahami “tuhan”, pun juga bukan merupakan hal terpenting dalam hidup ini. Hidup, uang, keluarga dan tuhan tentu penting, tetapi bukanlah yang terpenting.

Yang terpenting dalam hidup ini adalah memahami, siapa kita sebenarnya. Kita punya tugas utama dalam hidup ini, yakni menyadari jati diri sejati kita sebagai manusia. Jika kita bisa menyadari ini, maka kita akan menemukan kebebasan serta kebahagiaan yang sejati. Kita pun lalu bisa membantu mengembangkan kehidupan orang lain dan masyarakat kita.

Ini bukan hanya pandangan saya. Beragam pandangan di berbagai belahan dunia juga berpendapat yang sama. Tradisi Vedanta di India, filsafat Stoa di Yunani Kuno, tradisi Mistik Kristen, tradisi Sufisme di Islam, tradisi Zen di Jepang dan pandangan hidup suku Sioux di Amerika Utara menanyakan pertanyaan penting yang sama, siapakah kita sesungguhnya? Pertanyaan ini adalah pertanyaan terpenting di dalam hidup manusia.

Jati Diri Sejati

Yang jelas, kita bukanlah nama kita. Nama adalah pemberian orang tua. Itu bisa diganti. Kita juga bukan agama, ras ataupun suku kita. Semua itu bisa berubah.

Kita perlu mencari yang tak berubah di dalam diri kita. Tubuh kita berubah. Pikiran kita pun berubah. Yang tak berubah adalah jati diri sejati kita sebagai manusia.

Jati diri ini adalah kesadaran murni (pure awareness) kita. Namun, kesadaran bukanlah otak. Otak adalah bagian dari tubuh. Dan kita jelas bukanlah tubuh kita.

Kesadaran inilah yang memungkinkan kita membaca tulisan ini. Kesadaran inilah yang memungkinkan kita terus bernafas. Ia adalah sumber dari segala aktivitas di dalam diri kita. Ia selalu ada, bahkan ketika kita pikun, atau masuk dalam keadaan koma.

Kesadaran Murni

Sayangnya, kita sering lupa pada jati diri sejati kita ini. Kita lupa, bahwa kita bukanlah identitas sosial kita. Kita melupakan jati diri sejati kita, meskipun ia selalu ada bersama kita. Untuk melampaui kelupaan semacam ini, ada satu metode yang bisa digunakan, yakni metode mencerap (perceiving method).

Sejak kita lahir di dunia ini, kita sudah mencerap segala sesuatu. Kita merasakan segala sesuatu secara langsung. Kita tidak menilai ataupun menganalisis. Kita bisa mencerap, karena kita memiliki kesadaran murni di dalam diri kita.

Lalu, kita belajar bahasa dan konsep dari keluarga kita. Kita juga belajar di sekolah. Kita juga mulai belajar untuk melakukan analisis dan penilaian atas segala sesuatu. Akhirnya, kita berhenti untuk mencerap, dan selalu menggunakan daya analisis dan daya penilaian di dalam hidup kita.

Ketika ini terjadi, kita melupakan jati diri sejati kita, yakni kesadaran murni kita. Kita terjebak pada dunia konsep dan dunia analisis. Kita menilai segala sesuatu. Kita pun sulit untuk menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hidup kita, karena terlalu banyak berpikir.

Analisis jelas diperlukan di dalam hidup kita. Daya penilaian juga amat penting. Namun, keduanya bukanlah yang terpenting. Yang terpenting adalah kesadaran murni kita.

Kesadaran murni juga merupakan sumber dari daya analisis dan daya penilaian kita. Kesadaran murni ini tidak dapat ditunjuk, tetapi dapat dengan mudah dirasakan. Kita hanya perlu berhenti untuk menganalisis dan menilai. Kita hanya perlu mencerap segala yang ada dari saat ke saat, tanpa analisis dan tanpa penilaian.

Ketika ini dilakukan, pikiran kita menjadi jernih. Kita menemukan ketenangan, kebebasan dan kebahagiaan di dalam diri kita sendiri. Kita lalu bisa menolong diri kita sendiri dan orang lain. Kita bisa berfungsi dengan baik sebagai manusia.

Melampaui Kelekatan

Ketika kita menyadari kembali kesadaran murni kita, segala kelekatan pun hilang. Kita tidak lagi melekat pada harta, uang, jabatan, keluarga dan bahkan pada hidup itu sendiri. Kita menemukan kebebasan yang sejati.

Dengan kata lain, kita tidak lagi kecanduan pada uang, kuasa, jabatan dan bahkan hidup itu sendiri. Kita bisa menggunakan itu semua sesuai fungsinya. Kita juga bisa menggunakan itu semua untuk membantu orang lain. Bahkan, kita bersedia mati untuk menyelamatkan orang lain.

Ketika kita menyadari kembali kesadaran murni kita, kita menciptakan jarak dengan segala hal. Kita tidak lagi terikat dengan identitas sosial maupun pikiran-pikiran kita. Kita lalu sadar, bahwa itu semua terus berubah, dan amat rapuh. Jarak semacam ini menciptakan kejernihan dan kewarasan di dalam diri kita.

Dengan kejernihan dan kewarasan, kita bisa hidup dengan jernih dari saat ke saat. Kita mencerap dari saat ke saat. Kita menggunakan analisis dan penilaian, jika diperlukan. Selebihnya, kita beristirahat di dalam rumah kesadaran murni di dalam diri kita sendiri.

Jika setiap orang menyadari kesadaran murni di dalam dirinya, hidup bersama akan menjadi mudah. Perbedaan tidak menjadi sumber bagi konflik, melainkan sumber bagi dialog. Politik menjadi efektif dan efisien. Korupsi, kolusi dan nepotisme pun hanya tinggal kenangan.

Jika para pemimpin Volkswagen belajar hal ini, tentu mereka tidak akan terjebak dalam skandal. Pemerintah dan masyarakat juga tidak akan tertipu mentah-mentah. Alam juga tidak akan rusak, karena kerakusan mereka. Namun begitu, kesempatan masih terbuka, juga bagi Volkswagen.

Untuk apa kekayaan berlimpah, tetapi kita tidak mengenal, siapa diri kita? Untuk apa nama besar dan jabatan tinggi, tetapi kita hidup dalam kelekatan dan penderitaan? Untuk apa memiliki kecerdasan tinggi, tetapi terjebak terus dalam kecemasan dan kesepian? Saya harap, kita mulai tergerak untuk melakukan tugas utama kita di dalam hidup, yakni menyadari kembali jati diri sejati kita sebagai manusia.

 

Penulis adalah Reza Alexander Antonius Wattimena. Pengajar di Fakultas Filsafat UNIKA Widya Mandala, Surabaya. Bidang penelitian Filsafat Politik, Filsafat Ilmu Pengetahuan dan Filsafat Timur. Penulis lepas di berbagai media. Kini sedang melakukan penelitian Filsafat Politik di München, Jerman

Pemilik rumahfilsafat.com

Silahkan baca yang lain...

Silahkan dibagi...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

Discussion

No comments yet.

Post a comment

*

Related Post

  • dea Syalom , saya dea . Pengumuman seleksi akhir beasi
  • dina widya indraswari syalom saya mau tanya apakah pendaftran beasiswa m
  • dina widya indraswari syalom, mau tanya apakah pendaftaran beasiswa untu
  • njoo mau tanya untuk beasiswa sekolah teologi masih ada
  • Alfrido Shalom, saya mau bertanya. Apakah beasiswa YBO ini
  • Eko Nugroho Doaku ; Semoga Gereja anugerah Tuhan ini tetap sat
  • Febri shalom,maaf saya mau tanya, kenapa formulirnya tid
  • Terbitan Sinode Semester I Tahun 2016 | SINODE GKSBS […] DOWNLOAD […]
  • Janet Jessica Audini Shalom. saya mau nanya, setelah mengisi brosur bea
  • CHRISTIAN SUTRISNO Trim's.
  • Eko Nugroho Sebelumnya, terimakasih atas responnya. Sebenarny
  • Yeru Endies Salam sejahtera... Maaf mau tanya tentang G-AKSI
  • sugianto pelayanan nyata yang luar biasa. selamat berkarya.
  • Swisby Simanjuntak dear Admin, mohon bantuannya mengenai Rancangan
  • Swisby Simanjuntak dear Admin, karena menurut saya, masalah saya i
  • admin mengapa dihapus? menurut saya biarkan saja.toh bis
  • Swisby Simanjuntak dear admin, Mohon untuk bantuan, apakah sudah b
  • admin terimakasih, sudah ada perbaikan
  • Eko Puji Cahyono Hanya memberikan Info, tlong nama Pnt. Edi Sukarno
  • Swisby Simanjuntak Dear Bapak Pdt. Eko, Terima kasih banyak buat s
  • Eko Nugroho Bpk Swisby Simanjuntak yang terkasih, Kami meng
  • Swisby Simanjuntak Dear Bapak Pdt. Eko Nugroho, Terima kasih banya
  • Eko Nugroho Bpk,Swisby Simanjuntak TErimakasih telah berbagi
  • Swisby Simanjuntak Dear Bapak Pdt. Eko Nugroho, S.Si, Mohon bantua
  • Pelangi Cake Halo Pak, sepertinya file yang ada tidak bisa diun
  • Ruly Chesia Purba syalom min, nama saya Ruly Chesia Purba, dari kota
  • Lendius wanimbo gbu
  • rahayu daniel Kepada yang terkasih PDT. SRI YULIANA, M.TH, Se
  • rahayu daniel setelah daniel membaca perjalanan kehidupan keluar
  • admin tunggu saja tahun 2016. ini sudah melewati batas.
  • ruth hutabarat Syalom min. mau nanyak, pengumuman beasiswa ybo ny
  • candra Syalom Dengan hormat perkenalkan nama saya Haris,
  • chatty mintje syaloom... Kami telah mengirimkan format isian un
  • thio syalom.. sya ingin bertanya dimana sya bisa liat
  • harjanto sepertinya persyaratanya sudah disampaikan di bros
  • SHELLY CHATRINE TARIGAN Shalom, Min, apakah akreditasi prodi mempengaru
  • SHELLY CHATRINE TARIGAN Shalom, Min, apakah akreditasi prodi mempengaru
  • VISTA LUSEN syalom,, saya ingin bertanya .. apakah akredita
  • why di sudut-sudut hati semua manusia ada satu harapan
  • ankgoro Om admin, Foto yang pertama apa gak salah pilih?
  • ankgoro Kegiatannya bagus, tapi kenapa hanya UU Desa? Ap
  • Bonik Mandala Syalom .. saya bonik mandala dari Universitas kri
  • vivi ini beneran kan?
  • rita yurdina salam,pak saya mau nxa,beasiswa ne bsa diikuti lul
  • agus Politik Gereja itu seperti apa ya pak?
  • mesak meha rangga syalom bapak/ibu, saya Mesak mahasiswa bahasa Ingg
  • mesak meha rangga apakah masih bisa saya mendaftar beasiswa ini
  • Susi Eka Pakpahan Shalom Ibu/Bapak.. Sya S1 PAK dari STT Paulus Meda
  • asnita panjaitan syalom... Ibu/Bapak... kemaren saya telah mengir
  • Yorita Ari Syalom... Bapak/Ibu apakh syarat beasiswa telah ki
  • cyauni Syalom... saya cyauni dari Medan, saya kuliah di
  • yustus sakan Salom..saya Yustus Sakan asal Soe-NTT, sekarang sa
  • Oktaviani Puspita Sari Syalom, Sya Oktaviai puspita sari, dari lmpung ua
  • fany pangaribuan shalom, maaf mas saya mau tanya saya mahasiswa an
  • Admin Terimakasih bung Ferry. tapi perlu kami informasik
  • Ferry syalom...salam dalam kasih KRISTUS saya sangat be
  • Ferry syalom....saya sudah krim formulir yang dari YBO k
  • Bunga Ria Yuliana Siahaan syalom pak, saya bunga ria yuliana siahaan dari U
  • Yonas Meti, SE Syallom... kapan akan dibuka kembali pendaftaran
  • Marin Toding K Syalom.. Saya dari GT Tiatira Makassar , sekarang
  • media informasi GKSBS kami sudah menerima informasi dari YBO, silahkan d
  • media informasi GKSBS terimakasih. silahkan dipelajari brosurnya. itu la
  • aldeya veronica Maaf ..untuk tahun 2014..saya mohon informasi beas
  • Dwi Safitri Syalom,sy dari GKSBS Gunung Pasir Jaya,sy kuliah d
  • palaguna lumban gao syaloom saya palaguna lumban gaol,mahasiswa yang
  • palaguna lumbangaol syalom,,,salam damai buat kita semua sblomnya say
  • Ine Abrahams Kalau saya di ambon, darimana dapatkan formulirnya
  • Julius Sugarjanto Departemen apakah yang meng-"cover" nila
  • adista wikana syoom admin... info selanjut nya kapan yaaa sete
  • Eko Nugroho Panitia sudah menghubungi beliau secara langsung v
  • Totok Wiryasaputra Kalau boleh memberi informasi secara jujur, memang
  • Harold JD Waas Syaloom, Saya mahasiswa program Pasca Sarjana (S3
  • nico menghadirkan Pdt. Prof.Dr. Mesach Krisetya? apa ga
  • Adi Purwantoro N Syallom, Bp/Ibu, saya mau tanya apakah ada progra
  • Alfred Ruben Gordon Ta'ek Selamat bagi para peserta yang dapat mengikuti wor
  • Work Plan Juli-Sept 2013 & Raker panitia Ad Hoc Tata Gereja | gksbs [...] Download [...]
  • Martin Syallom. Saya martin, sebagai mahasiswa teologi UK
  • admin Mohon maaf, kami tidak memiliki keterangan yang cu
  • Edward syahlom admin, saya mau nanya ni seputar beasisw
  • Terbitan Sinode Semester II tahun 2013 | gksbs [...] Download [...]
  • Martha Hutabarat Syalom , saya sudah mendapat form formulir , smua
  • desi hutabarat syalom. saya kuliah di universitas HKBP Nommensen
  • Niyoga saya sudah mengirimkan form via pos, kira2 kapan p
  • Ni Putu Prayoni Roshita Saya sudah kirim permohonannya, kapan formulirnya
  • Roni untuk perkenalan awal (seperti berkirim surat, pro
  • sopie syalom saya sudah mengirim formulir permohonannya
  • Achonk Wooowww...Hebat GKSBS dah punya pendeta khusus utk
  • samuel Archie Spinoza mantap... selamat ulang tahun sumberhadi
  • admin Buat teman-teman yang sudah memperhatikan informas
  • sita syalom admin apakah yang mengkuti beasiswa ini
  • benni josapat nababan salam sejahterah, bapak/ Ibu, saya ingin bertany
  • eko nugroho Seorang yang bernama, Dalijo, orang desa, ketika m
  • Kristanto Budiprabowo Ini berita yang menyenangkan dan membawa pengharap
  • victor agustian barcelo untuk informasi dari pihak GPIB blum jelas,,,, ap
  • dwi hosanna syalom.. sy sdh mengirimkan formulir permohonan. s
  • Livia Priscila Syalom. pengiriman surat permohonannya melalui ka
  • Admin bisa.. silahkan datang ke kantor sinode.
  • sopiyanna syalom pak saya masih bisa ambil formulirnya gk?
  • admin Untuk formulir permohonan hasil scanning sudah bis
  • Admin Formulir YBO memang langsung dikirimkan ke Sinode-
  • victor agustian barcelo domisili saya skarang d kota padang pak/bu,,, say
  • Admin syalom mas Victor, kalo boleh kami tahu domisili s
  • victor agustian barcelo syalom pak/bu saya mau tanya bagaimana cara menda
  • admin Terimakasih sudah menghubungi. Karena ini adalah p
  • novie syalom.. kalau bukan anggota gksbs darimana menda
  • sugianto luar biasa. refleksi yang sangat cerdas dan jernih
  • citra purba thn 2013 untuk wilayah Pekanbaru udah ada formulir
  • tatok Ini peristiwa besar yang patut disyukuri oleh selu
  • sri yuliana Mengapresiasi kegiatan ini. Sangat baik bagi para
  • Anggoro Yth, MPS GKSBS & Panitia Ad Hock 1. Setelah
  • etha sagala formulir biasanya bulan feb, bu..
  • Piaf Sudah terlaksana dengan baik. pada diskusi kemarin
  • Endro Wiyono, S. Th mohon diterbitkan buku panduan PA untuk Ibu-Ibu ka
  • Totok S. Wiryasaputra Gereja memang bukan lembaga politik dan tidak perl
  • kristiawan heru terima kasih Pak Tatok, nanti kita akan pelajari h
  • tatok Ini ide yang sangat cemerlang. Setelahbicara Polit
  • Rusman Setuju juga dgn pendapat Pak Bambang, tapi lebih s
  • Admin Setahu saya, beasiswa YBO itu yang mengadakan Yaya
  • Totok S. Wiryasaputra 1. Perceraian bukan sesuatu yang kita harapkan. Ge
  • BUNGA RIA Bukan pak, saya dari Pekanbaru pak, o ya pak, say
  • bambang suseto tergantung siapa yang menilai(mungkin belum bagi m
  • bambang suseto Saya bersukur apabila Gereja dengan tegas masih me
  • sri yuliana Poin penting yang perlu dicermati dalam diskusi po
  • bambang suseto Dalam hal ini saya cocok dg Mas Tatok, Pandangan y
  • tatok Semoga dibaca oleh para pelayan dan pemegang kekua
  • tatok Berpolitik adalah menentukan sebuah pilihan. Ketik
  • Prapto Buku-bukunya hanya untuk BPK Gunung Mulia saja ya?
  • Totok S. Wiryasaputra Saya dapat dihubungi melalui email twiryasaputra@y
  • Totok S. Wiryasaputra Perkenankanlah saya ingin memperkenalkan diri. Say
  • Anto Salam Damai Sejahtera bagi Kita semua, Amin. seben
  • Anto salam Damai Sejahtera Bagi kita semua, Saya orang
  • bambang suseto sangat memalukan ( itu yang ada dalam benak saya )
  • Anggoro Pak Kris yth, Salam kenal & salam hormat, say
  • trismartono Mas Anggoro,(yg mana ya?,maaf karena tdk ada perke
  • agus m mantap.................deh...maju terus...........
  • agus m Mak Comblang................wah...senang sekali de
  • Prapto Komitmenya kok seperti Pokok Ajaran ya.. Tidak usa
  • david bersama kita bisa bercerai kawin lagi? tapi opo
  • why iyo yo..... Why................Why..............W
  • Henriette Antara Metro dan Bandar Lampung. Terkadang kami bu
  • Prapto lokasinya dimana itu? dan apakah ini bagian dari p
  • nicorius selayang pandang, saya melihat fenomena yg telah b
  • kristia ' keterebukaan adalah awal dari pemulihan �
  • sugianto lanjutkan. GBU. salam semangat, om gie
  • nina Shalom, Puji Tuhan, Camp Wanita Bijak terlah be
  • alib bagus - bagus. Saya punya niat mau panggil pendeta
  • Prapto Apakah juga difasilitasi tentang macam-macam keker
  • Surahmat Hadi PENJELASAN SINGKAT ALASAN PENAHBISAN SDR.SUGIANTO,
  • Surahmat Hadi II. SEJARAH SINGKAT GKSBS SUMBERHADI GKSBS Sum
  • Prapto Pak... kok justru hasil diskusi panel ga dicantumk
  • Surahmat Hadi AKU ADALAH AKU Kalau kupikir-pikir terasa aneh
  • Surahmat Hadi Cerita Yakub Namaku Yakub. Ayahku yang memberik
  • sugianto semua: makasih telah membaca dan memberi komentar.
  • yunius irwanto ...perjuangan kita adalah mewartakan kasih dan keb
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo Memberitakan sebuah perjuangan kasih, penerimaan p
  • kristiawan heru 3 peran fungsi pemimpin yang pak Gie sampaikan men
  • kus aprianto Sebenarnya partikular tidak ada jika tidak ada uni
  • kus aprianto Paragraf terakhir itu sebenarnya yang diubah dari
  • naomi maria saya mengerti dan bisa menerima tulisan ini. hanya
  • sri yuliana ibu Naomi yang baik, Terima kasih atas komentar
  • naomi maria saya memahami tulisan ini. hanya satu yang tidak b
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo Ya gampang tha.... Judulnya: Meski tak direstui M
  • Admin Sebentar... saya jelaskan. sampai sejauh ini say
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo hehehe.... kok aneh komentarnya? Bisa dijelaska
  • sri yuliana Menanggapi komentar dari Pdt. Kristanto, dan bukan
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo Tulisan yang menarik dan perlu direfleksikan oleh
  • Giovany Heny Hehanussa saya Giovany Heny Hehanusssa, mau tanya apakah pen
  • agus meski terlambat diucapkan selamat lah ya bu.......
  • agus saya sebagai yang masih muda dan baru belajar ber
  • trismartono BENARKAH GKSBS DIBANGUN OLEH TUHAN YESUS?? Bapak-
  • Totok TS Salam kasih persaudaraan di dalam Tuhan Yesus Kris
  • Christya Salam persaudaraan. Rekan-rekanku sepelayanan,
  • yunius irwanto slamat atas pengutusan nya bu pdt...kupasan yg men
  • yunius irwanto jika memang sangat diperlukan sepertinya perlu dip
  • Totok TS Sobat-sobatku yang saya cintai, hai semuanya salam
  • admin (catatan admin : saya memindahkan komen dari Pak C
  • Christya Yth. rekan-rekan dalam Rumah Bersama, Sungguh
  • Pdt Erik Berhubung saat ini tidak ada lagi yang mengisi dis
  • Surahmat Hadi Menjelaskan yang dimaksud oleh Pdt.Christyo, menge
  • sri yuliana Nah, sekarang bagaimana dengan nasib Tim TG/Paniti
  • Kristanto Budiprabowo Saudara-saudara para pecinta web GKSBS, Seperti
  • Dermina Naibaho ya...ya....mohon dipertimbangkan
  • Liskha Susandra Pabendan , SE Syalom Pengurus, Apa kabar semua , masih ingat
  • yunius irwanto pak Pdt. Christya, saya pun ketika berada dalam pe
  • wahyu kristiono saya senang membaca komentar komentar di atas...ya
  • Kristanto Budiprabowo sekali lagi trimakasih pak Sekum atas penjelasan y
  • Christya Selamat siang kawan-kawan. Supaya ruangan ini b
  • Anggoro GKSBS rumah bersama bukan rumah pribadi
  • Anggoro Yth MPS, saya adalah jemaat GKSBS yang tidak m
  • Feri Nugroho Salam kasih dalam Kristus, Terkejut saya menerima
  • Kristanto Budiprabowo Mula-mula saya mau no comment aja disini, karena i
  • setyo proses yg puanjang dan melelahkan. salut. semoga d
  • Kristanto Budiprabowo NO COMMENT .......................................
  • SUWAJI 1. TERIMA KASIH ATAS KERJA KERAS TIM AMANDEMEN TAG
  • merri ginting syalom... kalo beasiswa S2 untuk tahun 2012 ini m
  • Bambang setiyono Shalom....bos admin maaf ya saya mau tanya ni,,,be
  • pnt Bambang setiyono ya....smoga gksbs berubah dan BERBUAH
  • admin Anggie, tidak bisa. dan sekarang batas akhir penye
  • Anggie Anggraeny Shalom .. apa beasiswa YBO bisa dibuat untuk si
  • Bambang setiyono Saya sangat senang mengikuti seminar ini,semoga ap
  • admin Terimakasih Bunga Ria. Anda dari Bangka Belitung??
  • BUNGA RIA YULIANA SIAHAAN i want to get you ybo
  • admin Anda bisa download brosur. semua keterangan sudah
  • Kenia saya masih boleh mengirim formulir pendaftarannya?
  • Achonk setiap ada keinginan untuk mencapai suatu keadaan
  • sugianto bagus. dan akan semakin bagus jika kita sudah meng
  • Alfred Pemberian yang diharapkan tidak semata-mata harus
  • priskylla shaloom,, saya sebagai jemaat GBI Sukawarna Bandu
  • admin itu bisa di download langsung kok.
  • JeNi syalom... boleh kirim formulirnya via email tdk?
  • Anggie Anggraeny Shalom .. Formulirnya bisa diambil dimana ya, s
  • elfi syalom pak, formulirnya tidak bisa di download. b
  • admin Siwi, coba saja kirim formulir. nanti kan akan ada
  • Chriscahyani saya mau tanya, apakah bisa yang program studi nya
  • admin Selamat siang Mas Budi, formulir ada di kantor sin
  • Budi Santoso Syalom... nama saya Budi Santoso. Maaf pak mau ta
  • admin Mendengarkan cerita dari mereka berdua seperti men
  • tatok RUMAH BERSAMA "(Aku) Tak punya rumah, namun
  • admin Siapa tuh???
  • tatok bisakah dicantumkan photographernya??
  • pdt. tatok trimakasih atas informasi yang menarik mengenai pe
  • bambang sumanto Kiranya harus dipikirkan bersama tentang pergumula
  • kristanto budiprabowo Malam ini muncul ide baru bahwa perlu dipikirkan m
  • teci triangka m Syalom...... Salam sejahtera dlm Kasih Kristus...
  • sugianto ide yang bagus, yang bisa menginspirasi agar kita
  • sugianto laporan yang sangat baik. sangat baik jika para pi
  • pendeta tatok terimakasih atas tulisan yang sangat evaluatif, kr
  • tatok laporan perjalanan yang sangat menyenangkan. Aku j
  • admin Betul Pak Tatok.... aku seneng dengan istilah &quo
  • tatok Senang mendengar teman-teman bisa mengikuti traini
  • Agus Miswanto maksih banget tulisannya dapat menjadi wacana dan
  • Fajar Wah tulisannya bagus penuh inspirasi.. (GKSBS Jamb
  • Ruswanto Bagus tulisan Saudara kiranya dapat meng-inspirasi
  • Ruswanto Bagus tulisannya kiranya meng-inspirasi Jemaat se
  • pdt. tatok trimakasih atas tulisan yang sangat kontekstual de
  • budi gimana kalau ada pemimpin yang udelnya "bodon
  • pdt. tatok sebuah faith-based organisation di era globalisasi
  • sugianto ada juga pemimpin yang tidak punya udel. jadi dia
  • Pnt Alib sip..tapi juga perlu gksbs renungkan bahwa pendeta
  • pdt. tatok sebuah pemikiran yang sangat menarik hasil dari se
  • pdt. tatok Selamat untuk semua kawan yang sedang melaksanakan
  • admin Sdr. Susi yang baik menikmati video di internet me
  • susi shalom.Sy susi dr GKSBS bengkulu (GKSBS Kurotidur)
  • tak ada nama tak ada rupa terima kasih sudah di up load di GKSBS.ORg. Mudaha
  • Alfred Terima kasih kepada MPS GKSBS melalui Staff Kantor
  • Solichin Daniel Sampai saat ini saya masih dan tetap berstatus pen