Berita

MEMBACA SEJARAH KOMUNITAS – MEMAKNAI ARAH MENGGEREJA GKSBS

Sebuah upaya membangun kesadaran eklesiologis, misiologis dan arah menggereja …….. [bagian 1]
Oleh: Pdt. Kristanto Budiprabowo

 PENDAHULUAN

Umum dipahami bahwa sejarah Gereja berdiri sendiri dan lepas dari sejarah umum yang terjadi di sekitarnya. Peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi di luar Gereja diakui, namun hanya dijadikan patokan waktu atau gambaran latar belakang bagi sejarah Gereja. Hal ini diakui bersama karena sejarah Gereja selalu dikaitkan dengan sejarah Iman yang melampaui dan melebihi pentingnya sejarah hidup yang nyata. Catatan-catatan penting yang disediakan oleh sejarah gereja lebih banyak menonjolkan pada bagaimana umat beriman menjalani hidupnya di dalam sejarah dunia ini.

Tulisan ini berdasarkan pada asumsi bahwa sejarah memiliki dimensi yang tidak tunggal dan justru menjadi bermakna jika ditafsirkan ulang melalui beragam cara pandang yang berbeda. Selanjutnya tulisan ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa setiap komunitas, termasuk komunitas Beriman terlibat secara aktif dan memiliki hak yang penuh untuk menafsirkan, memahami, menyusun kembali, dan menentukan arah masa depan sejarahnya. Oleh karena itu hal-hal penting yang akan menjadi pokok bahasan dalam tulisan ini adalah mengenai, pertama, bagaimana sebuah komunitas membaca sejarah. Kedua, kita akan menggunakan cara tersebut untuk menyoroti bagaimana sejarah GKSBS juga dapat dibaca dan dipahami melalui beragam perspektif yang tidak bisa dipisahkan satu dari yang lainnya, namun juga tidak bisa dipaksakan adanya satu-satunya cara resmi Gereja memahami dirinya. Ketiga, setelah kita melihat bagaimana dinamika memahami sejarah GKSBS kita akan secara khusus menganalisa tentang “Arah Menggereja” yang nampak dalam sejarah GKSBS tersebut. Dan akhirnya kita akan membuat refleksi umum untuk mencoba meraba bagaimana GKSBS membayangkan arah menggerejanya menuju masa depan.

“Cara sebuah komunitas memahami sejarahnya menentukan caranya memahami diri, lingkungan dan masa depannya. Pemahaman sebuah komunitas terhadap sejarah tersbut juga mempengaruhi caranya membangun nilai-nilai bersama.

GKSBS adalah sebuah komunitas yang terbangun dalam sejarah yang penuh dinamika. Agar eklesiologi, misiologi dan arah bergereja dapat terus dimaknai, GKSBS dapat mengevaluasi caranya memahami sejarah.”
MEMBACA SEJARAH KOMUNITAS

Setiap orang yang senang membaca buku sejarah akan tercengang ketika mengetahui bahwa sekalipun keseluruhan data yang ada di dalamnya akurat namun pada saat data tersebut diramu dan dicoba ditafsirkan hasilnya belum tentu benar. Artinya, secara sederhana dapat dilihat bahwa memahami sejarah tidaklah semata-mata tergantung pada ketersediaan data namun juga tergantung pada beragam aspek lain. Salah satu aspek terpenting dalam memahami sejarah adalah perasaan komunitas (kondisi sosio-psikologis pelaku dan penerima dampak sebuah sejarah).

Sebagai sebuah contoh, mari kita secara khusus menggunakan peristiwa sejarah yang tidak bisa dipungkiri oleh semua pihak yang ada di SUMBAGSEL, yaitu peristiwa sejarah transmigrasi. Menengok sejarah transmigrasi, tentulah tidak sekedar melihat data dan fakta mengenai jumlah orang, luas lahan, tahun terjadinya, situasi ekonomi Negara, atau situasi politik bangsa. Menengok peristiwa transmigrasi adalah menengok sejarah terbentuknya sebuah komunitas baru di tengah komunitas lain dalam keseluruhan aspek hidupnya.
Beberapa kecenderungan yang muncul ketika kita membaca sejarah komunitas diantaranya adalah:

[1]Sejarah disusun sebagai kisah tentang para pemenang. Dalam sejarah transmigrasi, yang paling menonjol menjadi catatan sejarah adalah bagaimana kemenangan pemerintah pusat (dengan cara-cara entah memanipulasi, entah menekan dan memaksa, entah menipu) terhadap masyarakat adat setempat. Sehingga tercatatlah dalam ingatan generasi sekarang bahwa sejarah transmigrasi terjadi karena tersedia tahan tidak produktif di Sumbagsel yang dihuni oleh masarakat yang kurang memiliki ketrampilan bertani secara intensif. Keadaan itu membutuhkan kedatangan orang-orang Jawa yang tahu bagaimana membuat tanah menjadi produktif dan memiliki ketrampilan memadahi untuk mengelola system pertanian dengan baik.

Diantara para transmigran sekalipun, umum dipahami bahwa mereka adalah para pejuang “hidup baru” yang berhasil membangun peradaban baru, dan sukses menghasilkan generasi baru yang berprestasi. Kisah transmigrasi adalah kisah kemenangan para transmigran menaklukkan lingkungan alam yang baru, menghancurkan hutan angker penuh roh-roh jahat, membantai binatang-binatang buas dan hama (seperti babi hutan, Gajah, dan Harimau Sumatra), dan secara ekonomis melesat jauh lebih cepat dari penduduk lokal. Di antara komunitas transmigran sendiri, yang menjadi focus pencatatan sejarah, dengan data yang benar akurat, adalah peristiwa-peristiwa yang dialami oleh para pemenang, dialami oleh orang-orang yang berhasil, orang sukses.
Kisah yang berbeda, misalnya bagaimana para transmigran itu harus mengorbankan sisi manusiawi keramahannya terhadap penduduk local demi sebuah keberhasilan ekonomis jarang menjadi perhatian. Kisah tentang berapa banyak transmigran yang sress, gagal, gila, kembali ke Jawa, bunuh diri, dan sebagainya bukanlah sesuatu yang penting bagi sebuah catatan sejarah.
Saya tidak hendak membandingkan mana yang lebih benar, karena keduanya tentu dapat ditemui kebenarannya di tengah-tengah komunitas dan membutuhkan klarifikasi ulang untuk benar-benar mendapatkan gambaran yang menyeluruh. Yang ingin saya perlihatkan disini adalah bahwa sejarah bukan hanya milik para pemenang. Dalam sebuah komunitas, penting disadari untuk secara seimbang memperhatikan kecenderungan para saksi sejarah dan para pencatat sejarah untuk hanya mendokumentasikan peristiwa-peristiwa dari satu sisi saja.

[2] Sejarah adalah alat propaganda. Peristiwa transmigrasi sering diiklankan dan diakui oleh pemerintah sebagai sebuah keputusan geo-politis yang tepat. Sehingga memberi kesan bahwa hanya pemerintahlah yang mampu mengatasi persoalan kependudukan dan pemanfaatan sumber daya alam serta manusia yang tidak seimbang dalam komunitas. Masyarakat sering menjadi tidak sadar bahwa tiap-tiap komunitas memiliki kearifan sendiri bagaimana berhadapan dengan persoalan-persoalan hidup mereka termasuk terhadap masalah kependudukan dan pemanfaatan sumber daya.

Sejarah selalu ditulis dengan tujuan tertentu. Umumnya tujuan paling menonjol adalah dalam rangka mempertahankan kemapanan dan status quo entah itu yang berada dalam struktur kekuasaan, maupun yang berada dalam system politik dan ekonomi yang digunakan. Tidak jarang aspek budaya juga dilibatkan dalam rangka mempertahankan status quo tersebut. Setidaknya hal ini nampak dalam banyak usaha lembaga agama untuk mencegah terjadinya inisiatif baru dan inovasi yang visioner.
Yang terpenting untuk dilihat disini adalah bahwa tiap sejarah memiliki kekuatan untuk membentuk mentalitas dan sikap hidup anggota komunitas. Bahkan bisa menjadikan orang kehilangan sikap kritis dan inovatif yang dimilikinya.

[3] Sejarah selalu bermata ganda, dia dapat merupakan usaha untuk mengingat (memorizing) maupun mengenang (romantizing). Tidak jarang orang senang mengingat peristiwa ideal di masa lalu dan mengenangnya seolah peristiwa itu bisa terjadi lagi atau bisa diusahakan terjadi kembali. Tidak jarang dalam lingkungan para transmigran masih terdengar komentar bahwa “tanah masih luas” untuk digunakan menjadi lahan pertanian. Dalam lingkungan gereja orang sering mengenang betapa nyamannya dulu ada program-program peningkatan ekonomi jemaat yang mendapat support dana segar langsung dari Sinode (dari mitra gereja Belanda).

Di sini nampak bahwa penting untuk disadari sifat ganda sebuah sejarah. Pada saat kita berusaha mengingat sebuah peristiwa, sadar atau tidak, kita juga mengenangnya dan membangun ideal tertentu terhadap kondisi hidup saat ini.

[4] Sejarah membentuk identitas. Bahkan ada asumsi bahwa keseluruhan identitas orang adalah masa lalunya. Masa lalu dianggap sebagai patokan terpenting untuk melihat siapa diri kita di masa sekarang. Sejarah dianggap sebagai sebuah dokumen terpenting untuk membangun jati diri sebuah komunitas saat ini.

Memang, sejarah dalam kaitannya dengan pembentukan identitas merupakan hal yang penting. Namun dia bukanlah satu-satunya. Di era teknologi informasi yang sudah berkembang pesat saat ini, sejarah hanya merupakan bagian yang tidak terlalu penting bagi pembentukan identitas. Orang bisa dengan leluasa mengadopsi, meminjam, bahkan membeli unsure-unsur pembentuk identitas bagi masa depannya yang lebih baik. Contohnya, international school yang akhir-akhir ini mewabah, adalah sebuah usaha lompatan sejarah dari model pendidikan yang sarat dengan nuansa tradisi menuju pada sebuah system terstandartisasi international. Banyak gereja yang dengan sukacita menggunakan irama pop dalam menyanyikan semua lagu gerejawi, lagu hymne sekalipun.
Sejarah membentuk identitas dan menghasilkan nilai-nilai terpenting komunitas. Namun bukan berarti bahwa identitas tergantung pada sejarah hidup komunitas tersebut. Yang penting disini adalah bagaimana sejarah itu membentuk identitas terutama dalam hal meninggalkan dan menghasilkan nilai-nilai utama dalam komunitas yang secara dinamis terus dihayati oleh tiap anggota komunitas.
……bersambung ke bagian 2

Silahkan baca yang lain...

Silahkan dibagi...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

Discussion

3 Responses to “MEMBACA SEJARAH KOMUNITAS – MEMAKNAI ARAH MENGGEREJA GKSBS”

  1. II. SEJARAH SINGKAT GKSBS SUMBERHADI

    GKSBS Sumberhadi sebelum tahun 1996 bernama GKL Sumberhadi. Semula merupakan bagian dari jemaat GKL Sribhawono dan diresmikan menjadi jemaat dewasa , pada tanggal 20 April 1978. Pada awal berdirinya, jemaat ini merupakan sekelompok kecil (66 KK) dan berada di tempat yang terpencil (di pelosok pedesaan, jauh dari jalur jalan raya). Tetapi justru karena kecil dan terpencil itu, jemaat GKSBS Sumberhadi memiliki hasrat yang kuat untuk mendapat pengakuan dengan cara tampil mempengaruhi kehidupan di sekitarnya. Dengan cara dan gayanya yang khas, GKSBS Sumberhadi berupaya merebut posisi-posisi strategis dalam mempengaruhi perubahan dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat. Kesediaan untuk memilih tujuan berdasarkan peluang-peluang yang ada dan memilih cara mencapai tujuan berdasarkan sumber daya yang dimilikinya, telah menjadikan GKSBS Sumberhadi bisa lincah menapaki sejarah kehidupannya dan berdampak bagi dunia sekitarnya.

    Keunggulan yang patut dibanggakan oleh GKSBS Sumberhadi adalah keyakinan para warga jemaat akan anugerah Tuhan. Keyakinan akan anugerah Tuhan itu telah membuat GKSBS Sumberhadi memiliki rasa percaya diri dan keberanian untuk menetapkan tujuan-tujuan yang melampaui keadaan dan kemampuan dirinya. Selalu ada keberanian untuk berusaha meraih tujuan-tujuan. Selalu ada harapan jika menghadapi kesulitan-kesulitan. Selalu mendapatkan inspirasi untuk menemukan jalan keluar dari setiap persoalan. Sehingga tetap percaya kalau, Tuhan beserta kita.

    Telah banyak berkat Tuhan yang dirasakan dan dialami jemaat GKSBS Sumberhadi dalam menapakii perjalanan sejarahnya. Ada berbagai hal yang bisa disebut keberhasilan dan patut dibanggakan. Dalam tulisan ini, ada beberapa hal yang penting yang perlu disampaikan, karena dianggap sangat berpengaruh dalam kehidupan jemaat GKSBS Sumberhadi, yaitu:

    a. Arah menggereja
    GKSBS Sumberhadi dengan gaya dan caranya yang khas telah mencoba terus konsisten dan setia dengan tema-tema besar sinode GKSBS. Tema itu oleh majelis jemaat bersama para warga jemaat digunakan sebagai landasan untuk membangun citra diri GKSBS Sumberhadi. Majelis Jemaat GKSBS Sumberhadi selalu menetapkan arah bergereja GKSBS Sumberhadi berdasarkan tema-tema yang dirumuskan oleh Sidang Sinode. Karena itu, selalu dibuat perencanaan yang sesuai dengan arah yang ditetapkan Sinode. Seiring dengan Rencana Strategis Sinode GKSBS 2002-2010, GKSBS Sumberhadi juga telah berupaya menyusun Rencana Strategis 2003 – 2011, yang diupayakan searah dengan Rencana Strategis Sinode GKSBS.

    b. Pembangunan Jemaat
    Sesuai dengan Rencana Strategis 2003-2011, Majelis Jemaat GKSBS Sumberhadi melaksanakan program pembangunan jemaat dengan menetapkan 4 (empat) bidang kehidupan berjemaat yaitu:

    1) Bidang Persekutuan
    Membangun kehidupan berjemaat yang taat kepada Allah, memiliki ikatan persaudaraan yang hangat, dan kesejahteraan warga jemaat semakin meningkat.
    2) Bidang Pelayanan
    Membangun kehidupan berjemaat yang memberlakukan pemeliharaan Allah, sehingga kehidupan bersama dialami dengan semangat kepedulian dan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan bantuan
    3) Bidang Kesaksian dan Pelayanan
    Membangun kehidupan berjemaat yang memasyurkan karya Allah yang menyelamatkan manusia, bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan dunia yang lebih berpengharapan.
    4) Bidang pengorganisasian
    Membangun kehidupan jemaat yang memiliki sistim organisasi yang kuat, yang dijalankan oleh orang-orang yang cakap, dan didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, sehingga dapat bekerja secara efisien dan efektif.
    c. Kepemimpinan yang memberdayakan dan mempersatukan
    Jemaat GKSBS Sumberhadi telah berhasil membangun kultur kepemimpinan yang bisa berfungsi efektif. Hal itu telah terbukti dalam perjalanan sejarahnya, yang ditandai oleh:
    1) Pergantian personalia pejabat gerejawi(termasuk pendeta) dapat berlangsung dengan mudah dan tidak menimbulkan konflik.
    2) Pembiakan Jemaat dapat berlangsung dengan baik. Pendewasaan GKSBS Labuhan Ratu 21 Pebruari 1998, dan Pendewasaan GKSBS Gunung Balak 10 Oktober 2010.
    3) Memiliki pengaruh yang kuat pada masyarakat sekitar dan juga klasis Sribhawono.

    d. Pencitraan diri sebagai Gereja Para Pelayan
    Dalam merefleksikan perjalanan sejarah hidupnya, GKSBS Sumberhadi sampai pada kesadaran menemukan dirinya sebagai gereja yang selama ini telah melakukan berbagai bentuk pelayanan bagi warga jemaat maupun warga masyarakat. Pada tahap awal, GKSBS Sumberhadi mencitrakan dirinya sebagai saluran berkat bagi sesama (1978-2002). Selanjutnya GKSBS Sumberhadi mencitrakan dirinya sebagai Gereja yang memasyarakat (2003-2010). Sedangkan sejak 2011 yang lalu sampai dengan tahun 2020, GKSBS Sumberhadi mencitrakan dirinya sebagai Gereja Para Pelayan.

    Pencitraan diri sebagai saluran berkat bagi sesama diilhami oleh pergumulan terhadap panggilan Abraham pada Kejadian 12:3. Sedangkan menjadi Gereja yang memasyarakat diilhami oleh Injil Matius 5: 16. Akhirnya diilhami oleh Injil Markus 10:45, GKSBS Sumberhadi menetapkan pencitraan dirinya sebagai Gereja Para Pelayan. Dengan citra diri sebagai Gereja Para Pelayan, jemaat GKSBS Sumberhadi memahami arti dan tujuan hidupnya sebagai pelayan yang berperan menampilkan pelayanan Yesus Kristus di dunia ini.

    (Sebuah Contoh Saja…!!!)

    Posted by Surahmat Hadi | 26/09/2012, 11:49
  2. Perkenankanlah saya ingin memperkenalkan diri. Saya lulusan STT Dutawacana 1977. Sejak tahun 1990 bergabung dengan GPIB dan kini dalam 2 tahun terakhir lebih banyak membantu GKJTU sambil mengajar di Fak. Teologi dan Psikologi UKSW. Juga melayani di Pusat Konseling GKJTU. Selama hampir 10 tahun terakhir saya berspesialisasi dalam pendampingan dan konseling kedukaan. Walau hanya sebentar, saya pernah melayani di GKSBS (d/g GKL) Pringsewu dan GKSBS (dh/GKL) Semulijaya.
    Tanggal 10 – 12 Nopember ini saya akan ke Lampung mengunjungi 2 jemaat GPIB dan 1 jemaat GBKP di Bandarlampung. Semoga Tuhan Allah berkenan, sehingga saya dapat mengunjungi 1 atau dua jemaat GKSBS. GKSBS merupakan sebagian sejarah keluarga dan pelayanan kami selama ini.

    Posted by Totok S. Wiryasaputra | 07/11/2012, 22:05
  3. Saya dapat dihubungi melalui email twiryasaputra@yahoo.com atau HP 085-741-147-333 atau 0298-327722.

    Posted by Totok S. Wiryasaputra | 07/11/2012, 22:07

Post a comment

*

Related Post

  • dea Syalom , saya dea . Pengumuman seleksi akhir beasi
  • dina widya indraswari syalom saya mau tanya apakah pendaftran beasiswa m
  • dina widya indraswari syalom, mau tanya apakah pendaftaran beasiswa untu
  • njoo mau tanya untuk beasiswa sekolah teologi masih ada
  • Alfrido Shalom, saya mau bertanya. Apakah beasiswa YBO ini
  • Eko Nugroho Doaku ; Semoga Gereja anugerah Tuhan ini tetap sat
  • Febri shalom,maaf saya mau tanya, kenapa formulirnya tid
  • Terbitan Sinode Semester I Tahun 2016 | SINODE GKSBS […] DOWNLOAD […]
  • Janet Jessica Audini Shalom. saya mau nanya, setelah mengisi brosur bea
  • CHRISTIAN SUTRISNO Trim's.
  • Eko Nugroho Sebelumnya, terimakasih atas responnya. Sebenarny
  • Yeru Endies Salam sejahtera... Maaf mau tanya tentang G-AKSI
  • sugianto pelayanan nyata yang luar biasa. selamat berkarya.
  • Swisby Simanjuntak dear Admin, mohon bantuannya mengenai Rancangan
  • Swisby Simanjuntak dear Admin, karena menurut saya, masalah saya i
  • admin mengapa dihapus? menurut saya biarkan saja.toh bis
  • Swisby Simanjuntak dear admin, Mohon untuk bantuan, apakah sudah b
  • admin terimakasih, sudah ada perbaikan
  • Eko Puji Cahyono Hanya memberikan Info, tlong nama Pnt. Edi Sukarno
  • Swisby Simanjuntak Dear Bapak Pdt. Eko, Terima kasih banyak buat s
  • Eko Nugroho Bpk Swisby Simanjuntak yang terkasih, Kami meng
  • Swisby Simanjuntak Dear Bapak Pdt. Eko Nugroho, Terima kasih banya
  • Eko Nugroho Bpk,Swisby Simanjuntak TErimakasih telah berbagi
  • Swisby Simanjuntak Dear Bapak Pdt. Eko Nugroho, S.Si, Mohon bantua
  • Pelangi Cake Halo Pak, sepertinya file yang ada tidak bisa diun
  • Ruly Chesia Purba syalom min, nama saya Ruly Chesia Purba, dari kota
  • Lendius wanimbo gbu
  • rahayu daniel Kepada yang terkasih PDT. SRI YULIANA, M.TH, Se
  • rahayu daniel setelah daniel membaca perjalanan kehidupan keluar
  • admin tunggu saja tahun 2016. ini sudah melewati batas.
  • ruth hutabarat Syalom min. mau nanyak, pengumuman beasiswa ybo ny
  • candra Syalom Dengan hormat perkenalkan nama saya Haris,
  • chatty mintje syaloom... Kami telah mengirimkan format isian un
  • thio syalom.. sya ingin bertanya dimana sya bisa liat
  • harjanto sepertinya persyaratanya sudah disampaikan di bros
  • SHELLY CHATRINE TARIGAN Shalom, Min, apakah akreditasi prodi mempengaru
  • SHELLY CHATRINE TARIGAN Shalom, Min, apakah akreditasi prodi mempengaru
  • VISTA LUSEN syalom,, saya ingin bertanya .. apakah akredita
  • why di sudut-sudut hati semua manusia ada satu harapan
  • ankgoro Om admin, Foto yang pertama apa gak salah pilih?
  • ankgoro Kegiatannya bagus, tapi kenapa hanya UU Desa? Ap
  • Bonik Mandala Syalom .. saya bonik mandala dari Universitas kri
  • vivi ini beneran kan?
  • rita yurdina salam,pak saya mau nxa,beasiswa ne bsa diikuti lul
  • agus Politik Gereja itu seperti apa ya pak?
  • mesak meha rangga syalom bapak/ibu, saya Mesak mahasiswa bahasa Ingg
  • mesak meha rangga apakah masih bisa saya mendaftar beasiswa ini
  • Susi Eka Pakpahan Shalom Ibu/Bapak.. Sya S1 PAK dari STT Paulus Meda
  • asnita panjaitan syalom... Ibu/Bapak... kemaren saya telah mengir
  • Yorita Ari Syalom... Bapak/Ibu apakh syarat beasiswa telah ki
  • cyauni Syalom... saya cyauni dari Medan, saya kuliah di
  • yustus sakan Salom..saya Yustus Sakan asal Soe-NTT, sekarang sa
  • Oktaviani Puspita Sari Syalom, Sya Oktaviai puspita sari, dari lmpung ua
  • fany pangaribuan shalom, maaf mas saya mau tanya saya mahasiswa an
  • Admin Terimakasih bung Ferry. tapi perlu kami informasik
  • Ferry syalom...salam dalam kasih KRISTUS saya sangat be
  • Ferry syalom....saya sudah krim formulir yang dari YBO k
  • Bunga Ria Yuliana Siahaan syalom pak, saya bunga ria yuliana siahaan dari U
  • Yonas Meti, SE Syallom... kapan akan dibuka kembali pendaftaran
  • Marin Toding K Syalom.. Saya dari GT Tiatira Makassar , sekarang
  • media informasi GKSBS kami sudah menerima informasi dari YBO, silahkan d
  • media informasi GKSBS terimakasih. silahkan dipelajari brosurnya. itu la
  • aldeya veronica Maaf ..untuk tahun 2014..saya mohon informasi beas
  • Dwi Safitri Syalom,sy dari GKSBS Gunung Pasir Jaya,sy kuliah d
  • palaguna lumban gao syaloom saya palaguna lumban gaol,mahasiswa yang
  • palaguna lumbangaol syalom,,,salam damai buat kita semua sblomnya say
  • Ine Abrahams Kalau saya di ambon, darimana dapatkan formulirnya
  • Julius Sugarjanto Departemen apakah yang meng-"cover" nila
  • adista wikana syoom admin... info selanjut nya kapan yaaa sete
  • Eko Nugroho Panitia sudah menghubungi beliau secara langsung v
  • Totok Wiryasaputra Kalau boleh memberi informasi secara jujur, memang
  • Harold JD Waas Syaloom, Saya mahasiswa program Pasca Sarjana (S3
  • nico menghadirkan Pdt. Prof.Dr. Mesach Krisetya? apa ga
  • Adi Purwantoro N Syallom, Bp/Ibu, saya mau tanya apakah ada progra
  • Alfred Ruben Gordon Ta'ek Selamat bagi para peserta yang dapat mengikuti wor
  • Work Plan Juli-Sept 2013 & Raker panitia Ad Hoc Tata Gereja | gksbs [...] Download [...]
  • Martin Syallom. Saya martin, sebagai mahasiswa teologi UK
  • admin Mohon maaf, kami tidak memiliki keterangan yang cu
  • Edward syahlom admin, saya mau nanya ni seputar beasisw
  • Terbitan Sinode Semester II tahun 2013 | gksbs [...] Download [...]
  • Martha Hutabarat Syalom , saya sudah mendapat form formulir , smua
  • desi hutabarat syalom. saya kuliah di universitas HKBP Nommensen
  • Niyoga saya sudah mengirimkan form via pos, kira2 kapan p
  • Ni Putu Prayoni Roshita Saya sudah kirim permohonannya, kapan formulirnya
  • Roni untuk perkenalan awal (seperti berkirim surat, pro
  • sopie syalom saya sudah mengirim formulir permohonannya
  • Achonk Wooowww...Hebat GKSBS dah punya pendeta khusus utk
  • samuel Archie Spinoza mantap... selamat ulang tahun sumberhadi
  • admin Buat teman-teman yang sudah memperhatikan informas
  • sita syalom admin apakah yang mengkuti beasiswa ini
  • benni josapat nababan salam sejahterah, bapak/ Ibu, saya ingin bertany
  • eko nugroho Seorang yang bernama, Dalijo, orang desa, ketika m
  • Kristanto Budiprabowo Ini berita yang menyenangkan dan membawa pengharap
  • victor agustian barcelo untuk informasi dari pihak GPIB blum jelas,,,, ap
  • dwi hosanna syalom.. sy sdh mengirimkan formulir permohonan. s
  • Livia Priscila Syalom. pengiriman surat permohonannya melalui ka
  • Admin bisa.. silahkan datang ke kantor sinode.
  • sopiyanna syalom pak saya masih bisa ambil formulirnya gk?
  • admin Untuk formulir permohonan hasil scanning sudah bis
  • Admin Formulir YBO memang langsung dikirimkan ke Sinode-
  • victor agustian barcelo domisili saya skarang d kota padang pak/bu,,, say
  • Admin syalom mas Victor, kalo boleh kami tahu domisili s
  • victor agustian barcelo syalom pak/bu saya mau tanya bagaimana cara menda
  • admin Terimakasih sudah menghubungi. Karena ini adalah p
  • novie syalom.. kalau bukan anggota gksbs darimana menda
  • sugianto luar biasa. refleksi yang sangat cerdas dan jernih
  • citra purba thn 2013 untuk wilayah Pekanbaru udah ada formulir
  • tatok Ini peristiwa besar yang patut disyukuri oleh selu
  • sri yuliana Mengapresiasi kegiatan ini. Sangat baik bagi para
  • Anggoro Yth, MPS GKSBS & Panitia Ad Hock 1. Setelah
  • etha sagala formulir biasanya bulan feb, bu..
  • Piaf Sudah terlaksana dengan baik. pada diskusi kemarin
  • Endro Wiyono, S. Th mohon diterbitkan buku panduan PA untuk Ibu-Ibu ka
  • Totok S. Wiryasaputra Gereja memang bukan lembaga politik dan tidak perl
  • kristiawan heru terima kasih Pak Tatok, nanti kita akan pelajari h
  • tatok Ini ide yang sangat cemerlang. Setelahbicara Polit
  • Rusman Setuju juga dgn pendapat Pak Bambang, tapi lebih s
  • Admin Setahu saya, beasiswa YBO itu yang mengadakan Yaya
  • Totok S. Wiryasaputra 1. Perceraian bukan sesuatu yang kita harapkan. Ge
  • BUNGA RIA Bukan pak, saya dari Pekanbaru pak, o ya pak, say
  • bambang suseto tergantung siapa yang menilai(mungkin belum bagi m
  • bambang suseto Saya bersukur apabila Gereja dengan tegas masih me
  • sri yuliana Poin penting yang perlu dicermati dalam diskusi po
  • bambang suseto Dalam hal ini saya cocok dg Mas Tatok, Pandangan y
  • tatok Semoga dibaca oleh para pelayan dan pemegang kekua
  • tatok Berpolitik adalah menentukan sebuah pilihan. Ketik
  • Prapto Buku-bukunya hanya untuk BPK Gunung Mulia saja ya?
  • Totok S. Wiryasaputra Saya dapat dihubungi melalui email twiryasaputra@y
  • Totok S. Wiryasaputra Perkenankanlah saya ingin memperkenalkan diri. Say
  • Anto Salam Damai Sejahtera bagi Kita semua, Amin. seben
  • Anto salam Damai Sejahtera Bagi kita semua, Saya orang
  • bambang suseto sangat memalukan ( itu yang ada dalam benak saya )
  • Anggoro Pak Kris yth, Salam kenal & salam hormat, say
  • trismartono Mas Anggoro,(yg mana ya?,maaf karena tdk ada perke
  • agus m mantap.................deh...maju terus...........
  • agus m Mak Comblang................wah...senang sekali de
  • Prapto Komitmenya kok seperti Pokok Ajaran ya.. Tidak usa
  • david bersama kita bisa bercerai kawin lagi? tapi opo
  • why iyo yo..... Why................Why..............W
  • Henriette Antara Metro dan Bandar Lampung. Terkadang kami bu
  • Prapto lokasinya dimana itu? dan apakah ini bagian dari p
  • nicorius selayang pandang, saya melihat fenomena yg telah b
  • kristia ' keterebukaan adalah awal dari pemulihan �
  • sugianto lanjutkan. GBU. salam semangat, om gie
  • nina Shalom, Puji Tuhan, Camp Wanita Bijak terlah be
  • alib bagus - bagus. Saya punya niat mau panggil pendeta
  • Prapto Apakah juga difasilitasi tentang macam-macam keker
  • Surahmat Hadi PENJELASAN SINGKAT ALASAN PENAHBISAN SDR.SUGIANTO,
  • Surahmat Hadi II. SEJARAH SINGKAT GKSBS SUMBERHADI GKSBS Sum
  • Prapto Pak... kok justru hasil diskusi panel ga dicantumk
  • Surahmat Hadi AKU ADALAH AKU Kalau kupikir-pikir terasa aneh
  • Surahmat Hadi Cerita Yakub Namaku Yakub. Ayahku yang memberik
  • sugianto semua: makasih telah membaca dan memberi komentar.
  • yunius irwanto ...perjuangan kita adalah mewartakan kasih dan keb
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo Memberitakan sebuah perjuangan kasih, penerimaan p
  • kristiawan heru 3 peran fungsi pemimpin yang pak Gie sampaikan men
  • kus aprianto Sebenarnya partikular tidak ada jika tidak ada uni
  • kus aprianto Paragraf terakhir itu sebenarnya yang diubah dari
  • naomi maria saya mengerti dan bisa menerima tulisan ini. hanya
  • sri yuliana ibu Naomi yang baik, Terima kasih atas komentar
  • naomi maria saya memahami tulisan ini. hanya satu yang tidak b
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo Ya gampang tha.... Judulnya: Meski tak direstui M
  • Admin Sebentar... saya jelaskan. sampai sejauh ini say
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo hehehe.... kok aneh komentarnya? Bisa dijelaska
  • sri yuliana Menanggapi komentar dari Pdt. Kristanto, dan bukan
  • Pdt. Kristanto Budiprabowo Tulisan yang menarik dan perlu direfleksikan oleh
  • Giovany Heny Hehanussa saya Giovany Heny Hehanusssa, mau tanya apakah pen
  • agus meski terlambat diucapkan selamat lah ya bu.......
  • agus saya sebagai yang masih muda dan baru belajar ber
  • trismartono BENARKAH GKSBS DIBANGUN OLEH TUHAN YESUS?? Bapak-
  • Totok TS Salam kasih persaudaraan di dalam Tuhan Yesus Kris
  • Christya Salam persaudaraan. Rekan-rekanku sepelayanan,
  • yunius irwanto slamat atas pengutusan nya bu pdt...kupasan yg men
  • yunius irwanto jika memang sangat diperlukan sepertinya perlu dip
  • Totok TS Sobat-sobatku yang saya cintai, hai semuanya salam
  • admin (catatan admin : saya memindahkan komen dari Pak C
  • Christya Yth. rekan-rekan dalam Rumah Bersama, Sungguh
  • Pdt Erik Berhubung saat ini tidak ada lagi yang mengisi dis
  • Surahmat Hadi Menjelaskan yang dimaksud oleh Pdt.Christyo, menge
  • sri yuliana Nah, sekarang bagaimana dengan nasib Tim TG/Paniti
  • Kristanto Budiprabowo Saudara-saudara para pecinta web GKSBS, Seperti
  • Dermina Naibaho ya...ya....mohon dipertimbangkan
  • Liskha Susandra Pabendan , SE Syalom Pengurus, Apa kabar semua , masih ingat
  • yunius irwanto pak Pdt. Christya, saya pun ketika berada dalam pe
  • wahyu kristiono saya senang membaca komentar komentar di atas...ya
  • Kristanto Budiprabowo sekali lagi trimakasih pak Sekum atas penjelasan y
  • Christya Selamat siang kawan-kawan. Supaya ruangan ini b
  • Anggoro GKSBS rumah bersama bukan rumah pribadi
  • Anggoro Yth MPS, saya adalah jemaat GKSBS yang tidak m
  • Feri Nugroho Salam kasih dalam Kristus, Terkejut saya menerima
  • Kristanto Budiprabowo Mula-mula saya mau no comment aja disini, karena i
  • setyo proses yg puanjang dan melelahkan. salut. semoga d
  • Kristanto Budiprabowo NO COMMENT .......................................
  • SUWAJI 1. TERIMA KASIH ATAS KERJA KERAS TIM AMANDEMEN TAG
  • merri ginting syalom... kalo beasiswa S2 untuk tahun 2012 ini m
  • Bambang setiyono Shalom....bos admin maaf ya saya mau tanya ni,,,be
  • pnt Bambang setiyono ya....smoga gksbs berubah dan BERBUAH
  • admin Anggie, tidak bisa. dan sekarang batas akhir penye
  • Anggie Anggraeny Shalom .. apa beasiswa YBO bisa dibuat untuk si
  • Bambang setiyono Saya sangat senang mengikuti seminar ini,semoga ap
  • admin Terimakasih Bunga Ria. Anda dari Bangka Belitung??
  • BUNGA RIA YULIANA SIAHAAN i want to get you ybo
  • admin Anda bisa download brosur. semua keterangan sudah
  • Kenia saya masih boleh mengirim formulir pendaftarannya?
  • Achonk setiap ada keinginan untuk mencapai suatu keadaan
  • sugianto bagus. dan akan semakin bagus jika kita sudah meng
  • Alfred Pemberian yang diharapkan tidak semata-mata harus
  • priskylla shaloom,, saya sebagai jemaat GBI Sukawarna Bandu
  • admin itu bisa di download langsung kok.
  • JeNi syalom... boleh kirim formulirnya via email tdk?
  • Anggie Anggraeny Shalom .. Formulirnya bisa diambil dimana ya, s
  • elfi syalom pak, formulirnya tidak bisa di download. b
  • admin Siwi, coba saja kirim formulir. nanti kan akan ada
  • Chriscahyani saya mau tanya, apakah bisa yang program studi nya
  • admin Selamat siang Mas Budi, formulir ada di kantor sin
  • Budi Santoso Syalom... nama saya Budi Santoso. Maaf pak mau ta
  • admin Mendengarkan cerita dari mereka berdua seperti men
  • tatok RUMAH BERSAMA "(Aku) Tak punya rumah, namun
  • admin Siapa tuh???
  • tatok bisakah dicantumkan photographernya??
  • pdt. tatok trimakasih atas informasi yang menarik mengenai pe
  • bambang sumanto Kiranya harus dipikirkan bersama tentang pergumula
  • kristanto budiprabowo Malam ini muncul ide baru bahwa perlu dipikirkan m
  • teci triangka m Syalom...... Salam sejahtera dlm Kasih Kristus...
  • sugianto ide yang bagus, yang bisa menginspirasi agar kita
  • sugianto laporan yang sangat baik. sangat baik jika para pi
  • pendeta tatok terimakasih atas tulisan yang sangat evaluatif, kr
  • tatok laporan perjalanan yang sangat menyenangkan. Aku j
  • admin Betul Pak Tatok.... aku seneng dengan istilah &quo
  • tatok Senang mendengar teman-teman bisa mengikuti traini
  • Agus Miswanto maksih banget tulisannya dapat menjadi wacana dan
  • Fajar Wah tulisannya bagus penuh inspirasi.. (GKSBS Jamb
  • Ruswanto Bagus tulisan Saudara kiranya dapat meng-inspirasi
  • Ruswanto Bagus tulisannya kiranya meng-inspirasi Jemaat se
  • pdt. tatok trimakasih atas tulisan yang sangat kontekstual de
  • budi gimana kalau ada pemimpin yang udelnya "bodon
  • pdt. tatok sebuah faith-based organisation di era globalisasi
  • sugianto ada juga pemimpin yang tidak punya udel. jadi dia
  • Pnt Alib sip..tapi juga perlu gksbs renungkan bahwa pendeta
  • pdt. tatok sebuah pemikiran yang sangat menarik hasil dari se
  • pdt. tatok Selamat untuk semua kawan yang sedang melaksanakan
  • admin Sdr. Susi yang baik menikmati video di internet me
  • susi shalom.Sy susi dr GKSBS bengkulu (GKSBS Kurotidur)
  • tak ada nama tak ada rupa terima kasih sudah di up load di GKSBS.ORg. Mudaha
  • Alfred Terima kasih kepada MPS GKSBS melalui Staff Kantor
  • Solichin Daniel Sampai saat ini saya masih dan tetap berstatus pen