

Visi : Bertekun Menuju Buah yang Matang. Persekutuan yang Utuh, Mandiri dan Terbuka

Ajaran gereja adalah suatu bentuk sistematisasi iman yang penting bagi perkembangan iman jemaat dan sebagai usaha gereja untuk terus mencari dan menggumulkan karya Allah di dalam kehidupannya dalam konteks yang terus berubah.
Dari kalimat ini, ditemukan gambaran “bagaimana kedudukan sebuah ajaran gereja?” dan “apakah sebuah ajaran itu bersifat kaku atau kontekstual?”. Oleh karena itu, usaha gereja dalam menyusun pokok-pokok ajaran gereja harus melibatkan berbagai unsur sebagai sarana untuk mencari kehendak Allah.
Apa saja unsur yang diperlukan dan bagaimana menyusun sistematika ajaran gereja tersebut?

Dalam Sidang X (Kontrakta) Sinode GKSBS di Jambi tahun 2012, GKSBS merumuskan tugas dan panggilan Gereja adalah untuk memimpin, mempersatukan dan memberdayakan anggotanya untuk melaksanakan misinya di tengah masyarakat dan dunia. GKSBS telah menyepakati bahwa eklesiologi yang sesuai dengan konteks GKSBS adalah Gereja sebagai Rumah Bersama. Metafor Rumah Bersama ini telah mulai diwacanakan sejak Sidang VIII Sinode GKSBS di Bengkulu tahun 2005. Sekalipun demikian, GKSBS masih harus mengkaji dan merumuskan bersama makna dan isi dari eklesiologi RUMAH BERSAMA ini melalui studi-studi ilmiah dan empiris berdasarkan pengalaman individual maupun sosial dari seluruh warga GKSBS.

Pada Sidang VI Sinode GKSBS tanggal 24-27 Agustus 1999 di Metro memutuskan agar Majelis Pekerja Sinode (MPS) melakukan pengkajian terhadap Tata Gereja dan Tata Laksana GKSBS. Untuk itu MPS mengangkat Panitia Amandemen Tata Gereja dan Tata Laksana GKSBS.
Kemudian Eklesiologi kontekstual GKSBS baru terumuskan pada sidang X Sinode GKSBS tanggal 8-9 Agustus 2012 di Jambi. GKSBS memahami gereja sebagai Rumah Bersama. Metafor Rumah Bersama didasarkan pada nilai-nilai yang dimiliki GKSBS, yaitu nilai kebersamaan, kekeluargaan, penghargaan, saling mengakui dan menerima.

Gerakan Kemanusiaan dan Solidaritas Bagi Sesama
Gerakan Kemanusiaan dan Solidaritas Bagi Sesama (gkSbs) merespon bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengirimkan tiga orang relawan untuk melakukan assessment dan pelayanan psikososial. Setelah menuju Pos Terpadu (POSTER) di GMIT Ruteng, Pdt. Edwin Jonathan, Dkn. Titus Damar Prasaja dan Yefta Yoel Prayoga Setianto menuju daerah Reo dan live in di sana selama 14 hari. Bersinergi dengan Menonite Disaster Service (MDS) dan GMIT, tim relawan gkSbs bukan hanya melaksanakan psikososial untuk kelompok terdampak yang rentan tetapi juga terus berusaha menjangkau daerah-daerah yang kurang mendapatkan perhatian.
Tim gkSbs sempat masuk ke dusun Lengkololok yang memiliki akses masuk yang sulit dan lebih ke arah perbukitan. Dusun ini adalah dusun bekas area tambang batu mangan yang saat ini sudah tidak beroperasi lagi. Semua penduduk Lengkololok beragama Katolik. Tim gkSbs menyerahkan 5 buah terpal bagi masyarakat di sana untuk membangun tempat ibadah darurat.


Jejaring
Majelis Pimpinan Sinode (MPS) GKSBS bersama dengan tim fundraising melakukan kunjungan ke beberapa mitra untuk membangun jejaring. Di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, MPS terus menjalin komunikasi untuk mewujudkan kemitraan sebagai Sinode Pendukung UKSW. Tim juga melakukan studi dalam hal fundraising lembaga di Sinode GKJ dan mengunjungi mitra-mitra GKSBS dalam aksi kemanusiaan dan kebencanaan.

Khotbah Minggu, 25 Oktober 2026 Warna Liturgi : HijauMinggu Biasa XXVPerikop : Rut 1:1-18 Shalom jemaat yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Pada Masa Perayan Hidup Berkeluarga di tahun ini, kita mengucap syukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya atas setiap keluarga kita masing-masing. Sekalipun ada banyak hal yang terjadi di dalam kehidupan keluarga…

Khotbah Minggu, 18 Oktober 2026 Warna Liturgi : HijauMinggu Biasa XXIVPerikop : Markus 10:2-12 Bapak ibu yang terkasih dalam nama Kristus, Kembali kita menghayati kehidupan berkeluarga dan saat ini kita akan diberkati dan ditolong untuk menghayati kehidupan berkeluarga dari firman Tuhan yang terambil dalam Injil Markus 10:2-12. Memang tidak asing lagi bagi kita tentang pengajaran…

Sinode GKSBS
Dokumen tentang pernyataan sikap GKSBS dan surat-surat pastoral MPS dalam berbagai situasi yang pernah hadir di kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bergereja dapat Anda unduh melalui link di bawah ini