Kemanusiaan

PM-GKSBS di Merapi

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Persekutuan Mahasiswa GKSBS (PM-GKSBS) yang ada di Yogyakarta dan beberapa daerah di Jawa Tengah,membentuk forum bersama UKDW dan Young Men’s Christian Assosiation (YMCA) Yogyakarta dan beberapa masyarakat Hargobinangun mendirikan posko untuk bersama-sama dengan yang lain membantu korban bencana Merapi. Sebelum terjadinya erupsi 5 Nopember, mereka mendirikan posko di Kec.Dukun,Muntilan. “Tetapi setelah pemerintah menetapkan radius aman menjadi 20KM, posko pun dihujani abu vulkanik merapi.kami semua mengungsi kembali ke dalam kota Yogyakarta” demikian diungkapkan Vicky Tri Samekto,pemuda GKSBS yang saat ini menempuh study di STAK Marturia.

Forum ini akhirnya mendirikan posko di Jl.Kaliurang KM.20 menyusul begitu banyaknya pengungsi dari lereng merapi dan tempat pengungsian sebelumnya yang memasuki kota Yogyakarta. Kampus UKDW menjadi salah satu tempat pengungsian. PM-GKSBS,UKDW dan YMCA juga telah menyalurkan bantuan dari jemaat-jemaat GKSBS dan beberapa jemaat GKSBS di Yogyakarta yang telah mengirimkan ke UKDW. Menyediakan kebutuhan sehari-hari termasuk pembuatan MCK.

“Kami mengucapkan terimakasih atas segala bantuan yang telah dikirimkan ke posko untuk membantu pengungsi korban merapi.mohon informasi dan ucapan terimakasih ini disebarkan ke Jemaat via Sistem SMS yang sinode miliki. Dan yang terpenting adalah GKSBS tetap menjadi gereja yang peka terhadap aksi kemanusiaan” Hal ini diungkapkan Pdt.Kristanto Budi Prabowo menanggapi gerakan kemanusiaan GKSBS oleh relawan dari Persekutuan Mahasiswa asal GKSBS di Merapi dan relawan di Mentawai.

Silahkan baca yang lain...

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Discussion

One Response to “PM-GKSBS di Merapi”

  1. terima kasih sudah di up load di GKSBS.ORg. Mudahan ini menjadi dorongan spiritual, mental dan moral bagi kami dalam segala keletihan hati dan pikiran kami kami. kami sudah menyempatkan diri untuk melihat Tuhan diantara para korban teriakan alam ini. Hiburkanlah segala kelelahan kami.
    Salam Waras dan Salam Pembebasan.

    Posted by tak ada nama tak ada rupa | 09/11/2010, 11:40

Post a comment

Related Post