Kemanusiaan

Situation Report II Mentawai

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Jumat,5 Nopember 2010 tim telah membagi tugas.

Tulus Silitonga,

Akan tinggal di dusun Asahan bersama dengan komunitas di sana sedangkan Yunius dan Rizki menyusun laporan assesment dan rencana penyediaan kebutuhan. Mereka sudah menentukan target group adalah pengungsi dari dusun Porourougat yang mengungsi ke dusun Asahan. Sebanyak 53 KK (220 jiwa) ikut tinggal di rumah-rumah penduduk dusun Asahan, sehingga 1 rumah penduduk Asahan saat ini ditempati oleh 3 KK, bahkan ada yang sampai 5 KK. Penduduk Asahan sendiri berjumlah 51 KK (217 jiwa). Sumber air untuk kebutuhan mereka berasal dari sungai.

Yunius Irwanto dan Rizki,

Membuat daftar kebutuhan hasil assesment. Sore harinya mereka menuju ke kecamatan untuk mengirimkan hasil assesment tersebut via email ke CRWRC Salatiga, GKSBS Lampung dan GenAssist Padang.

Minggu, 7 Nopember 2010

Tulus Silitonga,

Sudah berada di dusun Asahan. Di daerah ini tidak ada signal komunikasi.

Yunius Irwanto,

Tetap tinggal di Sikakap,bergabung dan berkoordinasi dengan berbagai relawan yang ada di Sinode GKPM (tim relawan yang ada di Sikakap antara lain YTBI, Cipta Fondasi Komunitas, HKBP, Community Development Study dan masih ada beberapa lembaga lainya).

Rizki,

Kembali ke Padang untuk pengadaan kebutuhan.

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Discussion

No comments yet.

Post a comment