Kemanusiaan

Trauma Healing di Balinuraga

kompas1Yayasan Bimbingan Mandiri (YABIMA INDONESIA), salah satu yayasan Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan melakukan trauma healing di Balinuraga, daerah yang dulu pernah mengalami konflik etnis di Lampung Selatan. Program ini dilaksanakan selama 7 hari, mulai tanggal 20 – 27 Januari 2013. Dalam aksi kemanusiaan ini, tim trauma healing yabima bekerjasama dengan mahasiswa STAIN Jurai Siwo Metro dan beberapa aktivis muda GKSBS dan juga Co-Worker GKSBS dari Belanda, Henrietta Nieuwenhuis.

Yabima sudah sejak awal hadir di Balinuraga sebagai bagian dari aksi kemanusiaan. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemulihan dan pembangunan perdamaian di Lampung Selatan. Kami memang sejak awal terlibat di Balinuraga pasca konflik” Pdt. Erik Timoteus Purba, direktur Yabima menjelaskan. YABIMA memang selama ini selalu bergabung dengan aksi-aksi kemanusiaan di Lampung, seperti aksi solidaritas dan kemanusiaan di Moro-Moro, Mesuji, dan kini hadir di Balinuraga, Lampung Selatan.

Program trauma healing, yang juga diliput oleh beberapa media seperti KOMPAS.COM dan ANTARANEWS.COM ini merupakan aksi solidaritas untuk kemanusiaan GKSBS melalui yayasan yang dimilikinya, yaitu YABIMA.

Discussion

One Response to “Trauma Healing di Balinuraga”

  1. Ini peristiwa besar yang patut disyukuri oleh seluruh anggota GKSBS. Inilah tanda bahwa membangun perdamaian itu selalu dibutuhkan dalam tiap suasana yang terjadi, bahkan suasana konflik dan sesudahnya. Spirit damai dan keikhlasan untuk hadir bagi sesama yang membutuhkan adalah aset berlimpah yang dimiliki oleh gereja untuk dibagikan pada sesama. Selamat.

    Posted by tatok | 25/01/2013, 12:25

Post a comment