Keadilan Agraria

INJIL ADALAH KABAR KESUKAAN UNTUK ORANG MISKIN DAN TERBELENGGU

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Tulisan berikut adalah ringkasan kesaksian Pdt. Em. Josef Puirnama Widiyatmaja, yang pada tanggal 9 Februari 2017 yang lalu menjadi saksi ahli untuk Pdt. Sugianto di Pengadilan Negeri Menggala. 

Pdt.Em.Josef saat menjadi saksi ahli

Misi Gereja :

Misi Gereja tidak lepas dari memberitakan Firman Tuhan yaitu Injil Kerajaan Allah seperti yang terdapat dalam Alkitab.

Injil adalah kabar kesukaan untuk orang miskin dan terbelenggu seperti dalam Lukas 4: 18 dan 19

Sedangkan Kerajaan atau pemerintahan Allah adalah tatanan masyarakat yang sesuai yang di kehendak Allah dimana keadilan, perdamaian dan keutuhan ciptaan di wujudkan. Kerajaan Allah tidak sama dengan pemerintahan berdasarkan agama.

Dalam Alkitab banyak contoh dimana Allah berpihak pada orang miskin, tertindas dan lapar. Antara lain kisah Musa yang membebaskan budak budak dari penindasan Firaun, keberpihakan nabi Elia pada Nabot  yang tanahnya di rampas oleh raja Achab untuk pembangunan pertanian sayur mayur.

Pada saat pendeta di teguhkan sebagai pendeta di Gereja maka pendeta diberikan Alkitab untuk memberitakan dan menjalankan isi Alkitab. Dengan demikian keterlibatan Pdt. Sugianto yang berpihak pada korban yang tak berdaya seperti petani Tulang Bawang merupakan panggilan dan tugas yang melekat pada jabatan Pendeta.

Namun tidak semua pendeta di tempatkan situasi yang sama sseperti Pdt.Sugianto. Semua itu tergantung  tempat  dan waktu dimana dia di tempatkan. Apabila ada permohonan masyarakat yang meminta Pendeta menolong orang yang diperlakukan tidak adil sudah tentu menjadi panggilan pendeta untuk menolong mereka. Tugas dan jabatan Pendeta tidak terbatas di depan altar gereja tapi berada di pelatar mendampingi orang yang menangis dan menderita. Menjadi garam dan ragi dunia bukan sekedar garanm gereja.

Dalam sejarah terdapat tokoh tokoh pendeta seperti Smitjtegel di Belanda yang melawan perdagangan budak . Martin Luther King Jr ( Amerika) dan Uskup Desmon Tutu ( Afrika Selatan)  yang melawan diskriminasi rasial di negara mereka. Toyohiko Kagawa yang  bekerja diantara buruh dan orang miskin di pinggiran kota Tokyo Jepang.

Bagaimana di Indonesia? Di Indonesia kita mengenal Kuyper, Verkuyl dan Van Lith yang berpihak kepada kemerdekaan Indonesia

Bagaimana dengan Indonesia masa kini? Terdapat Pdt. Cor Wowor dan Pdt Nico Gara dan kawan kawan dari Gereja Injil Minahasa yang berpihak pada petani dan buruh di PT. Asiatic di Mangkid Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa.

Sebagai saksi ahli yang meringankan saksi juga mengemukakan keterlibatannya dalam berpihak dan memberdayakan rakyat di Kentingan Surakarta dan korban pembangunan waduk Kedungombo Jawa Tengah untuk mencari solusi adil dan damai.

(diambil dari isi laporan Pdt. Em. Josef Widiyatmaja)

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Discussion

No comments yet.

Post a comment