Diakonia

Membangun Partisipasi Dalam Konteks – Bulan Diakonia GKSBS 2020

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Apakah covid 19 akan segera berakhir atau masih akan terus mewabah, dampaknya sama saja membutuhkan semua pihak berpartisipasi untuk menanganinya.

Dengan konteks dampak covid 19 tersebut di atas, gereja berada dalam panggilan diakonia di “jalan” terjal partisipasi. Apa yang dapat dilakukan dengan diakonia gereja? Berpartisipasi mengangkat pertumbuhan ekonomi Indonesia agar tidak “terjun bebas”?. berpartisipasi membangun teologi tanggap bencana atau lainnya?. Berpartisipasi  mengatasi pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja? Rasanya sebagai GKSBS, diskusi tentang ketiga hal di atas sudah cukup lama dalam pelatihan-pelatihan maupun lewat bahan-bahan cetakan. Dan dengan kesadaran apa yang dapat kita lakukan sebagai akibat langsung dari  diskusi-diskusi di atas rasanya kita telah berproses menjadi “musafir” dalam perjuangan mengimplementasikannya. Tetapi kenyataannya, ketika kita diperhadapkan pada perisiwa yang harus segera mendapat perhatian dan gerakan cepat, rasanya masih banyak di atara kita (GKSBS) yang masih gagap tindakan.

Tentu harus diberikan apresiasi untuk jemaat-jemaat yang mengalokasikan persembahan puasa paskahnya untuk gerakan peduli dampak covid 19. Ada yang berbagi masker, sembako, dan penggalangan partisipasi untuk pengadaan alat pelindung diri (APD), sebagai bagian dari aksi dan partisipasi. Tetapi gerakan per jemaat ini apakah cukup berdampak mewujudkan diakonia gereja yang strategis dan kontekstual? Rasanya bagian ini yang secara hati-hati ingin kita gumuli dalam bulan diakonia GKSBS 2020.

Penguatan dan pewujudan modal sosial sebagai fondasi GKSBS tumbuh dan berkembang di berbagai wilayah sumbagsel didorong oleh pengalaman puncak yang diceriterakan oleh para tokoh gereja yaitu adanya  paseduluran yang terus dihidupi. Pengalaman puncak ini memiliki roh hidup rukun, gotong-royong, saling membantu dan saling percaya. Dalam konteks dimana seluruh wilayah terdampak covid 19, rasanya baik kalau pengalaman puncak itu dihidupi kembali, dipupuk hingga tumbuh subur untuk menghadapi dampak covid 19 ini dengan kekuatan modal sosial (saling percaya, saling membantu dan tolong menolong).

Dengan pola membangun partisipasi pergerakan menggunakan aset based community development (ABCD), Injil Markus 6:38 dapat menjadi dasarnya. Kitab ini mencatat perkataan Yesus: “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!” Sesudah memeriksanya mereka berkata: “Lima roti dan dua ikan.” Dengan  dasar teks ini kita mendapatkan dasarnya bahwa bila setiap orang disentuh dan digerakkan partisipasinya pastilah ada banyak hal yang dapat dikerjakan bersama.

Beberapa waktu lalu di group WA para pendeta GKSBS ada seorang yang men-share chat-nya ke jemaat dan diteruskan ke group. Dengan pertimbangan bahwa sebagian besar jemaat memiliki pekarangan di sekitar rumahnya, Chat tersebut berupa sebuah ajakan untuk menanam tanaman yang mendukung ketahanan dan keswadayaan pangan menghadapi dampak covid 19. Respon positif dari beberapa teman pendeta menunjukkan bahwa kita semua sadar akan apa yang akan kita hadapi. Meskipun ini hanya salah satu bentuk preventif tindakan gereja minimal ada sesuatu yang dipikirkan dan mencoba untuk digerakkan.

GKSBS dapat melakukan tindakan preventif maupun kuratif. Di tengah situasi masyarakat terdampak rasanya tidak cukup tindakan prefentif, tetapi  juga harus melakukan yang kuratif sebagai tindakan tanggap atau respon cepat terhadap apa yang terjadi. Tindakan-tindakan berbagi masker, sembako dll sudah menjadi bagian dari tindakan kategori kuratif ini. Cukupkah? Siapkah gedung gereja (dengan segala konsekuensinya: penyediaan sarana dan prasarananya) kita digunakan sebagai tempat karantina bila wabah ini terus meluas? Adakah orang-orang yang siap mendedikasikan dirinya terlibat dalam penanganan? Dengan kekuatan modal sosial kita bisa.

**Diambil dari bahan sarasehan Bulan Diakonia

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print

Discussion

2 Responses to “Membangun Partisipasi Dalam Konteks – Bulan Diakonia GKSBS 2020”

  1. Bahan serasehan yang menguatkan dan memberi insipirasi bagi tiap warga untuk berinisiatif tidak hanya bertahan dalam situasi bencana melainkan juga sekaligus bersedia berbagi.
    Aset-aset personal dan komunal yang ada pada tiap warga perlu dimanage dengan sistem baru yang mengandalkan jaringan relasi virtual online daripada offline.
    Sebagai sebuah sistem berelasi dan berbagi, gereja bisa menjadi bagian penting bagi bangunan sistem baru yang mengandalkan jaringan perjumpaan online sebagai sarananya.

    Posted by Kristanto Budiprabowo | 22/06/2020, 18:19
  2. END OF WORLD HAS COME !!!

    The Bible says the end of world will start off with CORONA. Please see Apocalypsis (Revelation)6:2 in the Latin English Bible (downloads are available online). After the Lamb breaks the 1st seal (verse 1) a rider of a white horse appears (verse 2) . He has a bow and is given CORONA and goes forth with it conquering and to conquer.

    This is what is happening. The breakings of the other 6 seals is to follow.

    We are at the beginning of the 7 year tribulation period to culminate in the battle of Armageddon and the return of our Lord Jesus Christ.

    We have started the endtime period as narrated in the book of Revelation.

    We should all act appropriately, those who want salvation and His kingdom.

    In preparing, be sure to obey these

    1. You must repent of your sins and be baptized in the name of God the Father, the Son and the Holy Spirit.

    2. The baptism should be by immersion in natural water.

    3. You must follow all that is contained in the New Testament including these

    I) Men should not cover their heads(1 Corinthians 11:3-16

    ii)Men should not have long hair

    III) Women should cover their heads

    iv)women should not lead men in prayers or teach or have authority over men.

    v) Women should not braid hair, wear ornaments or wear costly clothing.

    vi) Women should dress modestly and in clothing which cover them well ( 1Timothy 2:8-15).

    vii) Women should not speak in church (1 Corinthians 14:33-38)

    viii) Do not worship Mary or anything else other than God the Father, Son and Holy Spirit.

    ix) Do not love the seats in front in synagogues, churches, feasts, etc, do not call anyone on earth “father” or those other religious tittles of ” honour” – Mathew 23

    x). Do not commercialize the works of God

    Matthew 10:8 Heal the sick, cleanse the lepers, raise the dead, cast out devils: freely ye have received, freely give.

    Please note that the above are rules for true believers in Christ and are for universal application.

    1 Corinthians 1:1 ” Paul called to be an apostle of Jesus Christ through the will of God, and Sosthenes our brother,1:2 Unto the church of God which is at Corinth, to them that are sanctified in Christ Jesus, called to be saints, with all that in every place call upon the name of Jesus Christ our Lord, both theirs and ours”

    Those who fail to follow those will end up in destruction and hell .

    2 Peter 3:15 And account that the longsuffering of our Lord is salvation; even as our beloved brother Paul also according to the wisdom given unto him hath written unto you;3:16 As also in all his epistles, speaking in them of these things; in which are some things hard to be understood, which they that are unlearned and unstable wrest, as they do also the other scriptures, unto their own destruction.3:17 Ye therefore, beloved, seeing ye know these things before, beware lest ye also, being led away with the error of the wicked, fall from your own steadfastness.3:18 But grow in grace, and in the knowledge of our Lord and Saviour Jesus Christ. To him be glory both now and for ever. Amen.

    2 Timothy 4:3 For the time will come when they will not endure sound doctrine; but after their own lusts shall they heap to themselves teachers, having itching ears;4:4 And they shall turn away their ears from the truth, and shall be turned unto fables.

    The time for people to not endure sound doctrine came long time ago. Cease from being one of them if you don’t want to go to miss heaven and go to hell.

    The time for preparing to meet the Lord is very short. Please make haste.

    Please be informed and inform others.

    By:-

    CHARLES MWANGI GACHICHIO, one of the 2 witnesses of Revelation 11:3-15, the male child of Revelation 12:5 & Revelation 2:26-29, faithful servant of Mathew 24:45-47, one of “the presents”/ “gifts” of Isaiah 18.7, the “desire” / “desired ” of Daniel 11:37.

    Posted by Charles Mwangi Gachichio | 17/08/2020, 03:47

Post a comment