Ber-SINHODOS Dalam Semangat Kemandirian dan Keterbukaan – MMK Bengkulu

Poster besar terpampang di Podium. Berukuran sekitar 8 m x 3 m dengan gambar Bunga Rafflesia Arnoldi dan Benteng Marlborough. Ya, 2 ikon besar ini telah menjadi ciri khas Bengkulu yang sudah kita kenal. 2 ikon ini menemani tulisan MMK GKSBS klasis Bengkulu ke-18. Juga memuat tema yang diusung, yakni “Kemandirian dan Keterbukaan”. Musyawarah berlangsung selama 2 hari dari tanggal 23 sampai 24 Februari 2021. Seluruh Jemaat terwakili dengan rata-rata jumlah peserta 5 orang.

Dua isu utama yang menjadi perbincangan di dalam dan di luar permusyawarahan adalah isu pemendetaan dan bagaimana kita ber-sinhodos. Bagaimana berjalan bersama yang rapi dan tersusun yang dimulai dari Jemaat, klasis hingga sinode. Ramai juga dibicarakan bagaimana bidang-bidang seperti kebencanaan dan Kidung rumah bersama mewarnai perjalanan dari klasis ini. Muncul juga pembicaraan tentang persembahan 2000-an yang akan dipakai untuk mendukung kegiatan ber-sin hodos.

Setting tempat dan suasana MMK Bengkulu yang tetap memperhatikan protokol kesehatan

Klasis Bengkulu memang mempunyai banyak ikon-ikon yang tidak hanya dikenal secara klasis tetapi secara sinodal. Setengah tahun terakhir, klasis ini juga memunculkan renungan ceria melalui channel YouTube. Program yang muncul konsisten setiap hari memberikan renungan-renungan singkat yang menemani warga Jemaat gksbs dalam memulai hari-harinya. Ini sungguh-sungguh suatu pekerjaan besar karena membutuhkan komitmen dan jiwa voluntarisme yang kuat. Tidak mudah untuk membuat program seperti ini, karena itu program ini pantas didukung oleh semua kalangan dari gksbs. Dukungan dapat ditunjukkan dengan mendengarkan program ini dan sekaligus juga melakukan subscribe. Dengan melakukan 2 hal ini kita sedang meneguhkan hal baik.

Alamat channel Renungan Ceria : https://www.youtube.com/channel/UCi1Iu9ACrxrBkxvo4ti5d1Q/videos

Salah satu renungan di chanel Renungan Ceria. Mari kita SUBSCRIBE bersama agar dapat mencapai persyaratan adsense dari youtube sehingga chanel ini juga menjadi fund raising bagi GKSBS.

“Sebagaimana layaknya ikon, ia hanya dapat berhasil apabila didukung oleh interpretasi yang selalu baru dan diwujudkan dalam produk-produk nyata”

Sebagaimana umumnya di GKSBS, pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan , makanan-makanan yang mengundang selera, serta kegiatan-kegiatan sela yang menggembirakan. ya kita membutuhkan kegembiraan untuk meningkatkan imunitas.

Klasis Bengkulu memang banyak menyimpan icon-icon. dan icon-icon tersebut sedang diupayakan untuk berkembang dan mewarnai perjalanan GKSBS. Sebagaimana layaknya ikon, ia hanya dapat berhasil apabila didukung oleh interpretasi yang selalu baru dan diwujudkan dalam produk-produk nyata. kita doakan GKSBS Klasis Bengkulu agar selalu memunculkan produk-produk yang membawa GKSBS ke arah kemandirian dan keterbukaan. (etp)

Silahkan dibagikanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Email this to someone
email
Print this page
Print