Mangrove Demi Kelestarian Ekosistem Pesisir

Sila dibagikan

Pada tanggal 17 September 2022, komisi pemuda gabungan dari 3 jemaat GKSBS (GKSBS Way Mili, GKSBS Sukadana, GKSBS Sribhawono) melakukan kegiatan penanaman mangrove sebanyak 500 bibit di pantai Mutiara Baru, Lampung Timur. Keberadaan mangrove diperlukan untuk menjaga ekosistem dan keberlangsungan daerah pesisir pantai yang rawan abrasi.

Kegiatan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, bermula dari keprihatinan pemuda GKSBS Way Mili terhadap abrasi besar-besaran di daerah pesisir lampung timur, maka pemuda GKSBS Way Mili melakukan kegiatan penanaman mangrove sebagai bagian dari mitigasi bencana. Hanya saja, kegiatan yang sederhana ini tanpa disangka membawa pada kesempatan untuk bekerjasama dengan pemuda GKSBS Sukadana dan GKSBS Sribhawono yang juga memiliki minat yang sama dalam pelestarian lingkungan.

Mungkin benar adanya ungkapan “Look deep into nature, and than you will understand everything better”. Dengan melihat jauh ke alam, akan membawa pada pemahaman yang lebih baik. Kegiatan sederhana seperti penanaman mangrove tersebut tidak hanya mendorong semangat dan kepedulian terhadap kelestarian alam, tetapi juga pada pembelajaran, bahwa akan lebih baik (dan indah rasanya) bila para pemuda GKSBS dapat bersatu dan bekerjasama, tanpa menjadikan perbedaan jemaat dan klasis sebagai batasan.