PENDIDIKAN OIKOUMENE KEINDONESIAAN PGI

Kami berterimakasih (Pdt. Theofilus dan Pdt Dono wahyono,Ssi ) kepada Majelis Pimpinan Sinode yang telah mempercayakan kami untuk mengikuti pendidikan oikoumene keIndonesiaan yang diadakan oleh PGI selama 14 hari di Bogor. Kegiatan ini menjadi sarana bagi kami untuk belajar mengembangkan diri yang pada akhirnya diharapkan akan mampu mengembangkan apa yang kami dapatkan dalam pendidikan ini untuk GKSBS dan pelayanan yang ada.

Gereja dipanggil dan diutus oleh Allah di tengah-tengah dunia ini untuk mengabarkan Injil damai sejahtera kepada semua mahluk ( Markus 16: 15). Keyakinan ini yang mendorong PGI untuk memperkuat upaya gereja-gereja di Indonesia dalam memperlengkapi warga jemaat untuk mewujudkan kehendak Allah ditengah-tengah masyarakat Indonesia yang sangat majemuk, dan sangat cepat mengalami perubahan. Gereja yang tersebar diseluruh Nusantara dengan berbagi denomenasi merupakan kekuatan yang besar untuk bersama-sama dalam arak-arakan perubahan kearah yang lebih baik. Ke-esaan gereja didorong untuk menjadi alat perubahan yang mengarah kepada kehidupan sosial yang semakin baik, ditengah-tengah bangsa yang terus bergulat dengan kekerasan-kekerasan atas nama agama, suku, ras, dan golongan.

peserta Pendidikan Oikoumene Ke Indonesiaan Anggkatan I

peserta Pendidikan Oikoumene Ke Indonesiaan Anggkatan I

Pendidikan Oikoumene berwawasan kebangsaan merupakan salah satu bentuk pendampingan PGI bagi gereja-gereja dalam mengambangan kepemimpinan gereja yang memiliki semangat oikoumenis dan berwawasan kebangsaan. Kegiatan ini memfasilitasi para pemimpin gereja untuk memiliki wawasan kebangsaan yang luas dengan melihat konteks lokal, nasional dan internasional. Kegiatan ini dikemas dalam program pendidikan yang akan diselesaikan dalam 3 tahap. Fasilitator dari PGI serta Pihak mitra Litas Iman dan Agama dari PGI berperan sebagai teman belajar bagi para peserta untuk mengembangkan diri dalam proses belajar bersama.

Dari kegiatan ini refleksi kami adalah: GKSBS merupakan gereja yang sudah punya peran yang cukup besar dalam membangun kerjasama dengan semua pihak untuk melakukan transformasi, konteks Sumatera Bagian Selatan dengan keragaman budaya, suku, ras golongan dan agama sudah coba dilakukan komunikasi oleh para pemimpin gereja dan anggota jemaat. Pendidikan ini semakin melengkapi kami dalam membangun kerjasama dengan semua pihak. Harapannya GKSBS akan terus menjadi sahabat dan mitra bagi pihak-pihak yang memperjuangkan keadilan bagi keutuhan ciptaan.

Silahkan dibagikan ...Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on Google+Share on LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*