Amandemen TGTL

This category contains 21 posts

Membangun RUMAH BERSAMA

Oleh Pdt. Sri Yuliana, M.Th   Dari beberapa tahapan yang telah dilalui dalam rangka menyusun TG GKSBS, Tim Persiapan Materi Sidang X (Kontrakta) Sinode GKSBS di Jambi, untuk ketiga kalinya mengadakan diskusi bersama dalam bentuk Study Ilmiah Teologi dan Budaya GKSBS. Pertemuan kali ini secara khusus membahas tentang Metafor Rumah Bersama dari tinjauan teologis dan […]

Studi Partisipatif Untuk Ekklesiologi GKSBS

UNDANGAN dan Term Of Reference Untuk Anggota MPS, Yayasan, MPK  Dalam perkembangan ilmu teologi ada sebuah gerakan teologi yang disebut dengan deprofessionalize theology.  Gerakan teologi ini memberikan ruang seluas-luasnya bagi umat yang seringkali disebut dengan kaum awam untuk terlibat langsung dalam proses berteologi. Diingatkan pula, bahwa kita harus sangat berhati-hati terhadap gerakan teologi praktika untuk kaum […]

Tata Gereja GKSBS Untuk Menumbuhkan Cinta Kasih Allah

Ini adalah pertemuan kedua Tim Perumus Tata Gereja GKSBS. Sesuai dengan rekomendasi Konven Pendeta pada Januari yang lalu maka sangat penting untuk membuat eklesiologi sebagai dasar untuk menyusun Tata Gereja GKSBS. Dan pada bulan April ini MPS sudah melaksanakan Lokakarya Eklesiologi dengan mengundang berbagai pihak (Jemaat, Majelis, Pemuda, dan Perempuan) untuk membuat eklesiologi GKSBS yang […]

Ini Harus Diberikan Apresiasi

Pada Lokakarya Eklesiologi Kontekstual GKSBS yang berlangsung pada 17-18 April kemarin, saya sempat berbincang dengan beberapa peserta. Hanya mengingatkan saja bahwa Panitia Lokakarya, Departemen Litbang dan Departemen Peningkatan Kapasitas mendesign lokakarya ini sebagai tempat partisipasi warga gereja. dan dalam TORnya, panitia menerapkan sharing dana antara Sinode dan Klasis-Klasis. ada kontribusi dari Klasis sebesar Rp.55.000/orang per […]

Lokakarya Eklesiologi Kontekstual (hari pertama)

Lokakarya eklesiologi ini adalah bagian dari tindak lanjut Konven Pendeta GKSBS pada bulan Januari 2012 yang lalu dan yang akan bermuara pada penyusunan Tata Gereja GKSBS yang kontekstual dan akseptebel yang akan disahkan dalam Sidang X Kontrakta GKSBS di Jambi pada awal Agustus 2012. Semangat yang dibawa dalam lokakarya ini adalah partisipatif untuk memberikan ruang […]

Lokakarya Membangun Tata Gereja Yang Kontekstual

Latar Belakang Konven Pendeta GKSBS yang diselenggarakan pada tanggal 17-19 Januari 2012 fokus menggumuli rencana amandemen Tata Gereja/Tata Laksana GKSBS. Konven yang menghadirkan pakar Tata Gereja dari GKI dan GKJ itu telah melahirkan kesadaran bahwa untuk menghasilkan sebuah Tata Gereja yang berkualitas dan acceptable (diterima) diperlukan sekurang-kurangnya tiga kesadaran:  kesadaran bahwa Tata Gereja harus memiliki […]

Anggur Baru dan Kirbat Lama

Sebuah refleksi oleh Pdt. Kristanto Budiprabowo   Tata Gereja dan Tata Laksana GKSBS selalu menjadi laksana “Kirbat Lama” dalam berusaha untuk menampung percepatan dinamika social menggereja jemaat yang selalu laksana “Anggur Baru” yang manis, pahit, menyenangkan dan memabukkan. Sudah sejak saat Tager/Talak GKSBS disahkan, keinginan untuk memikirkan ulang, mengurangi, menambah, memperbaiki (baca: mengAMANDEMEN) terjadi. Dan […]

Sejarah Tata Gereja GKSBS

Tata Gereja Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) memiliki perjalanan sejarah sebagai berikut: Pada Sidang XVIII Sinode GKJ di Yogyakarta tanggal 6 Agustus 1987 memutuskan (artikel 119 akta XVIII Sinode GKJ) bahwa Sinode GKJ Wilayah I di Sumatera Bagian Selatan dinyatakan mandiri dan menjadi Sinode sendiri dengan nama: Gereja-gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (disingkat GKSBS).  […]

Konven Pendeta GKSBS 2012

Bersama Meletakkan Dasar Pengorganisasian Gereja Dalam Rumah Bersama di Sumbagsel Tager/Talak memang tidak secara langsung mampu mengubah kondisi social, tetapi berpengaruh sangat penting agar Jemaat ditata menuju pada pelayanan social yang lebih konkret. Cara atau system menata Jemaat itu berpengaruh pada cara Jemaat bersikap di masyarakat. Berangkat dari asumsi jemaat GKSBS bahwa Tager Talak/Tata Laksana […]