Pendapat

This category contains 16 posts

Agama Dan Kemunafikan

Ada dua pandangan tentang kaitan antara agama dan kemunafikan. Di satu sisi, orang bodoh dan munafik memeluk agama tertentu, sehingga agama tersebut membenarkan kemunafikan dan kebodohannya. Inilah cikal bakal segala bentuk kemunafikan dan kebodohan atas nama agama yang banyak kita lihat sehari-hari, mulai dari pembenaran atas kekerasan, nafsu birahi, sampai dengan kerakusan atas harta dan kuasa […]

Kolom Agama Di KTP Dalam Perspektif HAM

ditulis oleh Todung Mulya Lubis, Ketua Dewan Pendiri IMPARSIAL KOMPAS.com – NANI Maryani Ramli, seorang perempuan, pada 1956 memiliki surat keterangan penduduk (belum disebut kartu tanda penduduk atau KTP) untuk Daerah Kota Praja Jakarta Raya. Di sana tak tersua kolom agama. Yang ada hanya kolom nama, jenis kelamin, bangsa (suku), umur (tanggal kelahiran), tempat kelahiran, […]

Apa Yang Terpenting?

September 2015, industri mobil dunia terguncang oleh skandal. Volkswagen, salah satu produsen terbesar mobil dunia asal Jerman, melanggar ketentuan terkait dengan jumlah emisi mobil-mobil hasil produksinya. Harga saham Volkswagen menurun drastis. Pemecatan besar-besaran serta denda milyaran Euro pun sudah menunggu di depan mata. Banyak analisis diajukan atas masalah ini. Intinya adalah, Volkswagen telah menipu pemerintah […]

Pastoral dan Tindakan Politik

Inilah dialog antara Lik Gimin dan Pak Pendeta, yang dikirimkan oleh MJ GKSBS Sumberhadi   Selesai mandi sore Lik Gimin mendapat sms dari Pak Pendeta – yang baru seminggu pulang dari studi di Belanda. Isinya agar setelah makan malam Lik Gimin datang ke pastori. ‘Ada yang perlu dibicarakan’. Demikian sms Pak Pendeta. Dengan hati yang agak […]

Pastoral Apresiatif

Tulisan ini disampaikan untuk sebuah pertemuan belajar bersama, maka dari itu bukan dimaksudkan untuk menjadi panduan apalagi sumber utama. Materi ini pertama-tama sebagai rangsangan bagi setiap pembacanya agar dapat mengembangka diskusi lebih lanjut dan merumuskan poin-poin penting berdasarkan perkembangan diskusi selanjutnya. Ada dua kata yang menjadi kunci diskusi kita saat ini, yaitu Pastoral dan Apresiatif. […]

Gereja dan Politik

Tulisan ini dipersiapkan oleh Harjanto untuk mengikuti Konsultasi Nasional Pemuda Gereja dan Politik PGI (tetapi tidak jadi berangkat) Sampai saat ini banyak dari kita yang mendefinisikan gereja adalah persekutuan orang-orang percaya. Tetapi sebetulnya pertanyaanya adalah apakah orang-orang percaya itu hanya berkumpul saja?? Apakah kemudian hanya melakukan ritual saja? Atau apakah kemudian melakukan arisan juga? Tentu […]

UU Ormas Ancam Eksistensi Organisasi Keagamaan

Keberadaan Undang-Undang Organisasi Masyarakat (UU Ormas) dinilai membahayakan eksistensi organisasi keagamaan. Hal itu disampaikan oleh Koalisi Kemerdekaan Berserikat dan Berekspresi (KKBB) dalam konferensi pers tentang “Penolakan RUU Ormas”, di Wahid Institute, Jakarta Pusat, belum lama ini. “Lembaga-lembaga keagamaan akan diatur, diintervensi oleh Pemerintah. Jadi ini berbahaya bagi ormas-ormas keagamaan. Eksistensinya akan terancam,” ujar perwakilan KKBB […]

Universalisme atau Tribalisme?

Pengantar Akhir-akhir ini banyak orang mempeributkan soal: “Apa itu Gereja”?, “Siapa Gereja”?, “Bagaimana Gereja mengada”? Bahkan kuatnya diskusi-diskusi diseputar terminology dan ideology mengenai rumusan eklesiologi semakin mengerucut pada pertanyaan mengenai ke-universal-an maknanya. Artinya, beberapa orang menjadi gelisah dan kuatir tatkala terminology yang digunakan sebagai bahasa eklesiologi GKSBS itu dicurigai sebagai yang bersifat particular-eksklusif, hanya karena […]

Cincin Perak

“dulu pertama kali kami datang ya banyak yang merasa tidak kerasan. Tapi sekarang justru kami merasa bahwa kampung halaman kami ya di Sumatera ini”   Kalimat ini terucap dari seorang jemaat di GKSBS Kelirejo, Belitang II Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Bapak Suko, seorang petani yang saat ini menguliahkan 2 anak pertamanya di Palembang, dan […]

Pentingnya Cara Pandang Baru Terhadap Tata Gereja….. (sebuah refleksi)

Sejak dari mandatnya, Tager-Talak diasumsikan bermasalah (sebagai problem) sehingga perlu dicarikan jalan keluarnya (agar masalah dapat diatasi dan diselesaikan: to solve). MPS pada saat memberikan tugas terhadap Panitia Pelaksana Konven nampaknya juga menggunakan asumsi ini. Ada sebuah usaha agar amandemen dipahami sebagai “membangun kesepahaman” terhadap apa yang tercantum dalam Tager-Talak, dan agar proses amandemen terfokus […]

MEMBACA SEJARAH KOMUNITAS – MEMAKNAI ARAH MENGGEREJA GKSBS

Sebuah upaya membangun kesadaran eklesiologis, misiologis dan arah menggereja …….. [bagian 1] Oleh: Pdt. Kristanto Budiprabowo  PENDAHULUAN Umum dipahami bahwa sejarah Gereja berdiri sendiri dan lepas dari sejarah umum yang terjadi di sekitarnya. Peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi di luar Gereja diakui, namun hanya dijadikan patokan waktu atau gambaran latar belakang bagi sejarah Gereja. Hal ini […]

Matrik g-Analisis

Pengantar Gereja ada untuk menjalankan misi Allah. Berarti gereja ada bukan untuk dirinya sendiri. Gereja ada untuk menjadi “pemberi” agar karya penyelamatan atau Injil Kerajaan Allah dinyatakan. Tetapi berapa banyak gereja/jemaat/orang beriman yang hidup dalam kesadaran seperti ini? Praktek berjemaat (bergereja) seringkali menunjukkan bahwa gereja lebih sibuk mengurus dirinya sendiri daripada menjalankan misi Allah sebagaimana […]