Lain-Lain

This category contains 58 posts

Selamat Berkarya di Tempat Baru Bu…

saat mengikuti kursus diakonia di Denmark

saat mengikuti kursus diakonia di Denmark

Iya, judul berita ini memang sekaligus ucapan selamat berkarya di tempat yang baru. Benar, terhitung awal bulan Juni 2015 ini, Pdt. Sri Yuliana, M.Th bergabung dalam pelayanan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). berarti sekaligus beliau berkantor dan berdomisili di ibu kota, Jakarta.

Pdt. Sri Yuliana, M.Th adalah ketua departemen Litbang di GKSBS untuk periode 2010 – 2015. sudah hampir berakhir memang. Tetapi Tuhan menghendaki beliau terus berkarya. dan kali ini di Sekretaris Eksekutif Bidang Keesaan dan Pembaruan Gereja (KPG) — KOINONIA PGI untuk periode 2015 – 2019.

 

berikut adalah profil Pdt. Sri Yuliana, M.Th

DATA PERSONAL

NAMA                  Sri Yuliana

Jenis Kelamin     Perempuan

T.T.L                       Sidoarjo, 24 Februari 1973

KUALIFIKASI

Pendamping komunitas perempuan Lampung Timur dan Pengajar di STT Syalom, Bandar Lampung [Mata Kuliah Feminisme]. Memiliki latarbelakang pendidikan teologi. Mampu memfasilitasi pelatihan-pelatihan Gender Awareness, kepemimpinan dan pengembangan organisasi. Pernah mengikuti Diaconia Course di Aarhus, Denmark.

KOMPETENSI

  1. Analisis Gender dan Teologi Feminis
  2. Trainer bagi Pemberdayaan Perempuan
  3. Training of Trainer Kepemimpinan
  4. Reasearch di Bidang Teologi, Sosial, dan Organisasi

 

PENGALAMAN KERJA

  • Ketua Penelitian dan Pengembangan Sinode GKSBS 2011 – Sekarang
  • Tanaga Pengajar di STT Syalom Bandar Lampung 2011 – Sekarang
  • Staf Yayasan SUYUDI Bid. Pemberdayaan Perempuan 2014 – Sekarang

 

KAPASITAS SEBAGAI TRAINER

  1. Fasilitator untuk Pengembangan Teologi Feminis
  2. Fasilitator untuk Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan
  3. Fasilitator untuk Analisis Gender
  4. Fasilitator untuk Penyusunan RENSTRA

 

PENDIDIKAN DAN TRAINING

1993 – 1998                         Universitas Kristen Duta Wacana – Yogyakarta                   S-1 Fakultas Teologi

2007 – 2010                         Universitas Kristen Duta Wacana – Yogyakarta                   S-2 Fakultas Teologi

2010 – 2012                         Diaconhoijskolen, Aarhus – Denmark                                     Diploma

 

PENGALAMAN TEKNIS

Penelitian sosial bidang pastoral, diakonia, reforma agraria, analisis gender, Rencana Strategis.

 

PUBLIKASI

Tulisan yang pernah dipublikasikan:

  1. Membaca Kitab Ruth dalam Perspektif Pragmatis. Dipublikasikan oleh Jurnal GEMA DUTA WACANA, Yogyakarta.
  2. Lampung Woman and Sunat Sebay. Dipublikasikan dalam Jurnal SOPHIE, PGI, Jakarta.
  3. Keindahan Yang Tergadaikan. Analisis Terhadap Undang-Undang Pornografi dan Pornoaksi. Dipublikasikasn oleh Mennonite Journal – Yogyakarta
  4. Madonna sebagai Ikon Seks. Pendekatan Teologi terhadap Seksualitas sebagai Materi Katekisasi. Dipublikasikan dalam Jurnal Theologi, UKDW – Yogyakarta.
  5. Berteman dengan Air Merah, Berkawan dengan Tanah Rawa. Dipublikasikan oleh LITBANG Sinode GKSBS – Lampung

 

 

Sekilas GAKSI

10153829_785789654779315_2846926091385207940_nGerakan AKsi Kemanusiaan Dan Solidaritas – Indonesia (GAKSI) adalah lembaga swadaya masyarakat yang berbadan hukum dan didirikan oleh tiga jemaat, yakni GKSBS Way Hitam, GKSBS Efata dan GKSBS Kelirejo. Asal muasal lembaga ini adalah dari perkumpulan Gerakan Kemanusiaan dan Solidaritas Bagi Sesama (GKSBS) yang lebih banyak bergerak dalam bidang pengurangan resiko bencana. Para relawan yang berada di OKU Timur, Sumatera SElatan, kemudian melanjutkan semangat tersebut, mengkoordinir diri dan mendirikan lembaga GAKSI ini. Tidak hanya bergerak di isu pengurangan resiko bencana, tetapi memperluas kerja-kerjanya. Isu yang digarap adalah reforma agraria, pemberdayaan masyarakat desa, dan perbaikan lingkungan/ekologi.

GAKSI sekarang masih menggarap program pendampingan masyarakat desa di kawasan Hutan Tanaman Industri dan pertanian organik. Pada bulan ini, GAKSI berencana akan mengadakan studi mengenai kegiatan dan program pembangunan pertanian dari kementerian pertanian. Studi ini akan diadakan pada tanggal 22 Maret 2015, di Belitang II, OKU Timur. Dalam studi ini, GAKSI melibatkan anggota gereja yang sekaligus menjadi tokoh masyarakat dan petani. Diskusi ini dilatarbelakangi oleh beberapa realitas. Pertama, OKU TIMUR dikenal sebagai lumbung pangannya provinsi Sumatera Selatan. Kedua, tahun 2015 adalah awal dari masyarakat pasar bebas ASEAN yang mensyarakatkan para pihak mendukung MP3EI yang dalam dirinya menganut liberalisasi perdagangan dan investasi. Tujuan dari diksusi adalah untuk menemukan strategi pemberdayaan petani dan pengembangan ekonomi kreatif. *(koordinator GAKSI-Pdt.Eko Nugroho).

Hari Doa Sedunia 2015

lukisan burung flamengo karya Chantal E.Y Bethel

lukisan burung flamengo karya Chantal E.Y Bethel

Thema HDS 2015 adalah “Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat padamu?” (Yohanes 13: 12b)

Materi disusun oleh Komisi Hari Doa Sedunia dari Negara Kepulauan Bahama.

Link download liturgi : DOWNLOAD

Temu Raya Kaum Perempuan GKSBS 2015 [undangan]

deboraMemberikan ruang partisipasi bagi kaum perempuan dalam gereja bukan karena semata-mata kaum perempuan semata, melainkan juga kepentingan gereja secara keseluruhan. Sebab memberi ruang partisipasi bagi kaum perempuan berarti memberdayakan komponen gereja – yakni kaum perempuan – yang sudah sejak awal memiliki
sumbangan penting bagi gereja.

Di masa lalu GKSBS memiliki tokoh-tokoh perempuan yang mampu terlibat dalam lembaga kepemimpinan Sinode GKSBS. Sebut saja, misalnya, Bu Wakindri, Bu Dwinyo – yang cukup dikenal luas di kalangan warga GKSBS. Tetapi, sayangnya, tokoh-tokoh sekaliber Bu Wakindri dan Bu Dwinyo tidak muncul lagi saat ini.

Bu Wakindri dan Bu Dwinyo tidak mendadak saja kehadirannya. Melainkan melalui proses kaderisasi yang panjang dan berkelanjutan.

Maka dengan mudah dapat dipahami bahwa fenomena kelangkaan kepemimpinan dari kaum perempuan karena terjadi kekosongan kaderisasi di kalangan kaum perempuan sendiri. Hal ini agak ironis ketika – sesungguhnya – tingkat pendidikan kaum perempuan sudah jauh lebih berkembang.

Dalam rangka mengoptimalkan kesadaran yang sudah dan sedang berkembang, Laskar Debora – yang merupakan wadah persekutuan kaum perempuan, dalam rapat tanggal 7 September 2014 di konsistori GKSBS Sri Bhawono, memutuskan untuk mendorong kaum perempuan GKSBS melakukan refleksi yang sistematis dan mendalam terhadap keberadaannya dan terhadap gerejanya, melalui pertemuan yang mampu – secara representatif – mewadahi kaum perempuan di GKSBS. Dengan refleksi yang sistematis dan mendalam ini kaum perempuan GKSBS dapat memberikan sumbangan yang sistematis pula kepada gereja melalui saluran yang sudah tersedia, yakni Sidang Sinode GKSBS – yang akan diselenggarakan tahun 2015 yang akan datang.

  • Nama Kegiatan : Temu Raya Kaum Perempuan GKSBS 2015
  • Thema : Merawat dan Menghidupkan RUMAH BERSAMA
  • Tujuan, Hasil yang ingin dicapai, dan agenda bisa dipelajari dalam TOR.
  • Penyelenggara : Persekutuan Kaum Perempuan GKSBS Klasis Sribhawono : DEBORA
  • Waktu : 21-23 April 2015, bertempat di GKSBS Sumberhadi, Lampung Timur.

Berikut kami cantumkan link unduhan: UNDANGAN , TOR dan FORMULIR PESERTA

 

Beasiswa dari Yayasan Beasiswa Oikumene (YBO) 2015

Scan_20150108 (1)Tahun ini Yayasan Beasiswa Oikumene (YBO) kembali membuka program beasiswa bagi warga gereja. Baik S1 dan S2 dari kelompok non teologi. Persyaratan umum untuk S1 adalah program studi non teologi dari universitas di seluruh Indonesia yang prodinya terakreditasi A atau B. Sedangkan persyaratan umum untuk S2 adalah non teologi dan hanya bagi mereka yang diutus oleh sebuah lembaga pengutus dalam rangka kerjasama beasiswa dengan YBO.

guna lebih jelasnya kiranya dapat diunduh pada link yang akan disertakan ini, dan silahkan dipelajari. Catatanya adalah bahwa SINODE GKSBS (dan sinode-sinode gereja yang lain anggota PGI) bukan pelaksana program beasiswa ini. jadi untuk segenap pertanyaan tentang profil beasiswa hendaknya dilayangkan kepada YBO. terimakasih.

UNDUH BROSUR YBO : HALAMAN 1 dan HALAMAN 2

MPK Belitang Menggelar Sosialisasi UU Desa

diskusi kelompok

diskusi kelompok

“Gereja itu seperti ibu dan seperti sekolah. Gereja harus bisa menyediakan ruang untuk berbagi dan bercerita tentang berbagai hal. Dari situlah gereja akan menjadi ajang untuk pendidikan warganya. Sayang sekali jika gedung gereja yang sudah kita bangun dengan megah ini hanya digunakan sekali saja dalam seminggu”. Pak Jarwo memberikan renungan pembukaan pada acara sosialisasi UU No. 6 tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Majelis Pekerja Klasis Belitang di GKSBS Way Hitam.

MPK Belitang bekerjasama dengan Gerakan Aksi Kemanusiaan dan Solidaritas Indonesia (G-AKSI) Belitang. Sebagai informasi, G-AKSI adalah lembaga kemanusiaan dan sosial yang dibentuk oleh 3 jemaat di Klasis Belitang, yaitu GKSBS Way Hitam, GKSBS Kelirejo dan GKSBS EfataPurwodadi. Dijelaskan lebih lanjut oleh Pdt. Eko Nugroho, koordinator G-AKSI, bahwa lembaga sosial kemanusiaan ini sedang menggeluti 3 isu besar yaitu reforma agraria, pemberdayaan desa dan pengurangan resiko bencana. “bahkan G-AKSI sudah berbadan hukum”, Pdt. Eko menjelaskan lebih lanjut. Kerjasama antara G-AKSI dan MPK Belitang ini berangkat dari banyaknya warga jemaat di Klasis Belitang yang menjadi aparatur desa. Dari pantauan pelatihan ini ada sekitar 45 orang warga jemaat yang hadir dari berbagai macam lembaga desa, mulai dari ketua dan anggota BPD, ketua dan anggota Majelis Pertimbangan Desa (MPD), KAUR Pembangunan, Kepala Dusun, dan lain sebagainya.

fasilitasi oleh Pdt. Erik T. Purba dari YABIMA

fasilitasi oleh Pdt. Erik T. Purba dari YABIMA

Difasilitasi oleh Pdt. Erik Timoteus Purba dari Yayasan Bimbingan Mandiri (YABIMA), kita semua diajak untuk menjadi gereja yang berdiakonia transformatif yang juga bisa berangkat UU Desa ini.  Tetap dengan terus mengembangkan modal sosial.

 

 

 

Kategori