Ibadah yang Membawa Keadilan dan Kebenaran

Khotbah Minggu, 12 Juli 2026

Di ruang hening, saat doa dipanjatkan,
Hati berserah, jiwa merendahkan.
Bukan hanya kata, bukan hanya nyanyian merdu,
Ibadah sejati, lebih dari itu.
Ia bermula dari hati yang terjamah,
Oleh kasih Tuhan yang tiada bersalah.
Mengalirkan damai, mengusir gundah,
Membangunkan semangat, hidup berlimpah.
Namun ibadah tak usai di ambang pintu gereja,
Ia menjelma aksi, di dunia yang meraja.
Saat tangan terulur, hapus duka sesama,
Di situlah ibadah menemukan makna.
Dalam senyum tulus bagi yang tersisih,
Dalam waktu yang dibagi, tanpa pamrih.
Menjadi terang di tengah kegelapan pekat,
Membawa harapan, bagi yang terikat.
Setiap perbuatan baik, wujud nyata iman,
Bukan untuk puji, bukan untuk dikenan.
Tapi karena kasih, yang telah lebih dulu diberi,
Mengalirkan berkat, ke setiap sanubari.
Maka beribadahlah, dengan Roh dan kebenaran,
dan biarlah hidupmu jadi jawaban.
Dampak nyata kasih Kristus yang hidup,
Bagi sesama manusia, terang yang tak redup


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *