Khotbah Minggu, 11 Oktober 2026
Warna Liturgi : Hijau
Minggu Biasa XXIII
Perikop : Mazmur 127:1-5
Shalom jemaat yang dikasihi Tuhan
Setiap keluarga mendambakan kehidupannya diberkati oleh Tuhan, mendapat kebahagiaan, anak-anaknya diberkati, setiap pekerjaan dilancarkan, dan lain sebagainya. Maka semua usaha akan ditempuh untuk mendapatkan kehagiaan itu. Pertanyaan buat kita adalah apakah setiap usaha yang kita lakukan untuk menciptakan kebagaian itu diberkati oleh Tuhan?
Jemaat kekasih Tuhan
Dalam Mazmur 127:1-5 mau mengajak kepada kita semua untuk kembali melihat apakah keluarga kita termasuk keluarga yang diberkati Tuhan. Bagaimana caranya agar keluarga kita diberkati oleh Tuhan?
Pertama, semua dalam kendali Tuhan: Ini menandakan bahwa semua hidup kita dalam kendali Tuhan. Maka pemazmur mengatakan jikalu bukan Tuhan…. Untuk mencapai pemahaman bahwa hidup kita dalam kendali Tuhan memanglah tidak mudah. Ada banyak keluarga-keluarga Kristen masih mengandalkan kekuatannya sendiri, merasa dirinya bisa sendiri, sehingga kurang mengandalkan Tuhan dalam hidup. Namun ketika keadaan keluarga dalam kondisi tidak baik-baik saja maka kita mengeluh kepada Tuhan, seolah-olah Tuhan tidak memberkati keluarga kita. Ayat pertama ini mau mengajak kepada kita untuk selalu mengingat dan memgutamakan Tuhan dalam hidup. Semua hidup kita dalam kendalinya Tuhan. Tuhanlah sumber kehidupan. Jikalau Tuhan tidak memberkati kita maka sia-sialah hidup kita.
Kedua, mengandalkan Tuhan. Ada kalimat yang sering kita dengar yang mengatakan “Ora et labora” yang berarti “berdoa dan bekerja”. Pepatah ini mengajarkan kita untuk memiliki keadila antara berdoa dan berusaha yang tidak bisa kita pisahkan. Kerja keras tanpa mengandalkan Tuhan adalah sombong karena kita merasa bisa sendiri. Mengandalan Tuhan tanpa kerja keras adalah pemalas karena kita hanya berpangku tangan. Dalam ayat kedua ini mau mengajak kepada kita bahwa andalkan Tuhan dalam hidup kita sambil kita terus berupaya dan bekerja keras untuk kehidupan ini. Tugas kita adalah mengusakan kesejahteraan, selebihnya Tuhan yang sudah atur hidup kita. Kita hanyalah ciptaan Tuhan yang terkadang tidak semua bisa kita lakukan. Untuk itu semua akan terlihat sia-sia jika tidak mengandalkan Tuhan.
Ketiga, mempersiapkan anak-anak yang takut akan Tuhan. Anak adalah anugerah Tuhan yang perlu dijaga dan dipersiapkan dengan baik. Karena anak-anak adalah milik puasa Tuhan maka perlunya mendidiknya dengan penuh tanggung jawab untuk takut akan Tuhan. Terkadang sebagai orang tua kita membiarkan anak-anak untuk bertumbuh dan belajar tanpa pendampingan kita. Dalam ayat lima menekankan pentingnya mempersiapkan masa muda merekam,” Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semua itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.” Kesalahan orang tua adalah tidak mau membekali dan mendampingi anak-anak untuk bertumbuh di dalam Tuhan. Orang tua tidak mau menjadi contoh bagi anak-anaknya. Dalam bahan sarasehan yang sudah kita pelajari bersama bahwa keluarga harus berakat kuat dalam takut akan Tuhan. Apakah anak-anak kita masih melihat teladan iman dalam kehidupan sehari-hari?
Bapak, ibu jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,
Dalam perjalanan imannya, GKSBS selalu mendapat pertolongan dan diberkati oleh Tuhan. Perjalanan yang tidak mudah yang dialamai oleh para pelaku sejarah dan sampai saat ini, GKSBS bisa menjalankan perannya di SUMBAGSEL tidak terlepas dari pertolongan Tuhan. Sampai memunculkan kekaguman “Kok Iso Yo?”adalah bukti bahwa Tuhan menolong perjalanan spiritual GKSBS. Tuhan mengubah kurang dan wirang menjadi sesuatu yang cukup bahkan berkelebihan untuk disyukuri. Persekutuan yang dibangun oleh pendahulu kita dan diteruskan oleh kita saat ini telah mewarsikan kepada kita untuk terus menggantungkan hidup kepada Tuhan. Tanpa Tuhan semua akan menjadi sia-sia.
Keluarga yang berkati oleh Tuhan butuh sebuah upaya untuk terus mengandalkan Tuhan dan bekerja keras serta mempersiapkan anak-anak dengan baik untuk takut akan Tuhan. Ada bagian yang kita kerjakan dan ada bagian yang Tuhan kerjakan. Mari kita ambil bagian kita selebihnya kita serahkan kepada Tuhan. Biarlah Tuhan memberkati setiap usaha kita. AMIN
Nas Pembimbing : Mazmur 103:17-18
Berita Anugerah : Mazmur 32:5
Nas Persembahan : Nehemia 10:36
Nyanyian :
- Nyanyian Pembukaan : PKJ 290:1-3
- Nyanyian Pujian : PKJ 209:1-2
- Nyanyian Peneguhan : PKJ 37:1-2
- Nyanyian Responsoria : PKJ 286:1-3
- Nyanyian Persembahan : PKJ 150
- Nyanyian Penutup : PKJ 153:1-2


Leave a Reply