Khotbah Minggu, 22 Maret 2026
Warna Liturgi : Ungu
Minggu Pra Paskah V
Perikop : Yeremia 31:31-34
Minggu Pra Paskah V
Dipanggil Untuk Hidup Setia
Salom bapak ibu saudara/i terkasih dalam Tuhan.
Saat ini masih dalam suasana masa Minggu Prapaskah ke V dengan menghayati firman hari ini tentang kesetiaan Tuhan dengan memberikan pengampunan bagi umatNya yang tidak setia. Apakah saudara pernah dikhianati atau mengkhianati? Bagaimana perasaan anda ketika dikhianati? Tentu sakitnya dimana-mana. Penghianatan terjadi oleh karena ada perjanjian yang diingkari. Sikap tersebut akan mempengaruhi hubungan dua pihak atau lebih yang menunjukkan ketidaksetiaan. Apabila kesalahan tersebut tidak diselesaikan maka akan terus diungkit-ungkit, menimbulkan kebencian, hilangnya kepercayaan dan retaknya sebuah hubungan. Diperlukan kerelaan hati untuk memulihkan hubungan dengan memberikan pengampunan.
Bacaan hari ini dari Yeremia 31:31-34 yang menjelaskan tentang hubungan Tuhan dengan umatNya. Yeremia dipanggil Tuhan sebagai seorang nabi untuk menyampaikan nubuat bagi Israel. Pada saat itu mereka sedang berada dalam pembuangan dan menjadi budak di Babel. Melalui Yeremia, Tuhan menyampaikan nubuat tentang janji pemulihan kepada Israel meskipun mereka hidup tidak setia kepada Allah. Janji Allah bagi Israel yaitu di ayat 33 “menaruh Tauratku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku” dan di ayat 34 “Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.” Dalam hal ini Allah berinisiatif memulihkan hubungan dengan manusia supaya manusia dapat mengenal Allah secara pribadi tanpa memerlukan perantara. Dengan demikian manusia memperoleh keutuhan persekutuan dengan Allah. Melalui kesetiaan Allah maka hubungan dikasihi dipulihkan dan dipercaya. Pengampunan yang diberikan sebagai bentuk kesetiaan Allah kepada umatNya yang mengubah kehidupan. Hal ini menjadi penghiburan bagi Israel bahwa pemulihan akan terjadi baik secara rohani maupun kehidupan jasmani dengan penderitaan yang mereka alami akan berakhir. Oleh karena itu, mereka dipanggil untuk hidup setia kepada Allah karena telah mendapatkan pengampunan yang sejati.
Bapak ibu saudara/i terkasih, merupakan sulit bagi kita untuk kembali mempercayai orang yang telah menghianati atau tidak setia, tetapi melalui firman hari ini mengajari bahwa pertama, Allah Sang Pencipta mau mengampuni dan mempercayai kembali ciptaanNya dengan kasih. Sehingga Allah menghendaki supaya setiap orang yang dapat mengenalNya secara pribadi. Kedua, dalam kesulitan bukan berarti Allah tidak memperhatikan, melainkan Ia tetap setia menunjukkan kasih kepada umatNya. Ingatlah selalu akan kesetiaan Allah dalam segala keadaan, karena Ia memiliki rencana yang terbaik. Ketiga, Anugerah pengampunan Allah menjadi contoh untuk mampu mengampuni. Meskipun hal ini tidaklah mudah dan membutuhkan kerendahan hati tetapi Roh Kudus yang akan memampukan karena buah dari pengampunan adalah pemulihan kehidupan yang damai sejahtera.
Mengingat bahwa saat ini kita telah memasuki Masa Prapaskah V, mengajak jemaat GKSBS untuk merenungkan tentang kasih dan pengampunan Allah yang sejati telah tergenapi melalui pengorbanan Yesus Kristus. Allah menginginkan hubungan yang erat dengan umatNya, maka pemulihan hubungan itu hanya dapat dilakukan oleh Allah. Kiranya hal ini menjadi rasa syukur yang berlimpah di dalam kehidupan kita untuk tetap berlaku setia kepada Allah dan mengenalNya melalui firmanNya. Tawaran pemulihan hubungan ini menjadi dasar bagi kita untuk memperbaiki hubungan dengan sesama supaya semakin nyata kasih Allah dalam persekutuan. Buah dari pengampunan ialah setiap jemaat mewujudkan kesetiaan dalam membangun keutuhan hubungan kepada sesama, kesetiaan dalam persekutuan, kesetiaan pelayanan dan kesetiaan untuk mendukung program GKSBS menjadi gereja yang mandiri dan terbuka. Tuhan memberkati
Nyanyian dan Ayat
Nas Pembimbing : Mazmur 51:12
Berita Anugerah : Yesaya 44:22
Nas Persembahan : Amsal 11:24
Nyanyian :
Nyanyian Pembukaan : PKJ 8
Nyanyian Pujian : PKJ 43
Nyanyian Peneguhan : KJ 395
Nyanyian Responsoria : PKJ 154
Nyanyian Persembahan : PKJ 265
Nyanyian Penutup : PKJ 212


Leave a Reply