Salatiga – Solo – Yogyakarta. Kunjungan Tim fund raising ini memiliki tujuan utama adalah ingin belajar bagaimana Sinode GKJ membangun tata kelola aset dan tata kelola kantor Sinode berkaitan dengan manajemen sumber daya. Bukan hanya di GKJ, tim sekaligus melaksanakan kunjungan ke Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, YAKKUM dan beberapa unit pelayanannya, dan juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan Bpk. Oto yang sempat bersinergi dalam respon bencana di Sumatera Utara.
Tim Fund Raising (FR) Sinode GKSBS yang hadir adalah Pdt. Candra Istiono, Pnt. Edi Purwanto, Bpk. Sih Ginanjar R, Pdt. Suko Wismono. Bersama dengan tim juga hadir Pdt. Tulus Silitonga sebagai volunteer networking dan Pdt. Riyadi Basuki sebagai Sekretaris MPS GKSBS.
Pertemuan dengan UKSW

Tentang kerjasama studi dan penelitian, Tim FR GKSBS berkunjung Di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dan disambut oleh Dekan Teologi, Prof. Pdt. Izak Y.M. Lattu, Ph.D dan Dr. Suwarto Adi, M.Si dari Program Studi Doktoral Sosiologi Agama, Pdt. Nimali Fidelis Buke, M.A. Dalam pertemuan ini mencapai kesepahaman awal bahwa kerjasama antara UKSW dan Sinode GKSBS dapat dikerjakan dalam beberapa bidang, antara lain :
Penelitian mahasiswa S2 dari GKSBS melalui beasiswa NOTO. Program ini dapat diakses melalui Sinode Gereja Kristen Jawa (GKJ) sebagai Sinode pendiri.
Beasiswa untuk S1 semua jurusan. Program beasiswa ini adalah beasiswa Diakonia bagi mahasiswa yang berasal dari Sinode Gereja pendukung. Dalam hal ini, GKSBS terus membangun komunikasi dengan UKSW agar menjadi salah satu Sinode Gereja pendukung Universitas Kristen Satyawacana. Seleksi mahasiswa S1 direkomendasi oleh Sinode dan test masuk bisa dilaksanakan online.
Pembangunan kapasitas sumberdaya dan program penelitian juga menjadi salah satu bidang penting untuk dikerjasamakan. Gereja dan Perguruan Tinggi adalah mitra akademis untuk berbagai bidang penelitian yang relevan. Hal ini dapat ditindaklanjuti dengan kesempatan bagi mahasiswa UKSW untuk melakukan berbagai penelitian di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Pertemuan dengan Sekum GKJ

Pada Senin, 13 Juli 2026, tim FR GKSBS kemudian melanjutkan perkunjungannya ke Kantor Sinode Gereja Kristen Jawa (GKJ) dan disambut langsung oleh Sekretaris Umum GKJ, Pdt. Anugerah Kristian, M.Si dan beberapa staff Kantor Sinode.
Dalam pertemuan ini yang menjadi poin penting adalah tentang manajemen dan tata kelola kantor, pemberdayaan ekonomi jemaat sebagai representasi kehadiran Sinode, dan optimalisasi aset dengan pengelolaan yang profesional. Rekomendasi yang didapatkan adalah pentingnya untuk menghadirkan seorang ahli dalam menilai aset untuk mengerjasamakannya dengan pihak ketiga. Di samping itu perlu ada kurikulum pelatihan pemberdayaan ekonomi jemaat dan diawali dengan mengundang Sekum GKJ untuk memfasilitasi Pelatihan Teologi Enterpreneur.
Pertemuan dengan YAKKUM

Pada hari berikutnya, 14 Juli 2026, tim melanjutkan kunjungan kerjanya di kantor Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM) Solo. Tim FR GKSBS disambut oleh Ketua Pengurus YAKKUM, Pdt. Simon Yulianto bersama dengan Pdt. Fredo, Ibu Peni dan Bpk. Usil. Dan juga hadir dalam pertemuan ini adalah calon Pendeta Tugas Khusus R.S Mardiwaluyo dari GKSBS, Rena Juwita yang saat ini mendalami persiapannya sebagai PTK selama 12 bulan di kantor YAKKUM dan 4 rumah sakit milik YAKKUM.
GKSBS menyampaikan ketertarikan untuk belajar mengelola tata kelola sinode, terutama terkait pengelolaan aset yang cukup besar, termasuk aset tanah dan pengembangan baik berupa Wisma/vila/penginapan dan juga klinik Sehat.
YAKKUM menyampaikan penjelasan berdasarkan pengalaman mereka mendampingi berbagai unit pelayanan seperti klinik kesehatan, penginapan, dan unit usaha lainnya bahwa pengelolaan unit yang beragam juga menghadirkan tantangan tersendiri dan belum terdapat satu formula yang dapat diterapkan untuk seluruh unit. Maka dalam fokusnya penting ditentukan hendak seperti apa arah yang akan dituju. Terlalu banyak fokus maka akan membuat lebih sulit. Kata “sembari” ini tidak dapat digunakan dalam proses bisnis. Ibu Peni menambahkan dalam merancang bisnis itu perlu dipahami apakah ada pasarnya atau tidak dan apa yang akan kita jual dari bisnis yang kita bangun itu. Di samping itu juga harus dipersiapkan sistemnya dan manajemen kepemimpinan yang menyiapkan pemimpin yang bukan saja memiliki visi baik tetapi juga mengeksekusinya.
Pertemuan dengan PELKESI

Dalam kesempatan kunjungan kerja ini, tim FR GKSBS juga mengadakan temu kangen dengan Bpk. Otto Odi dari Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia (PELKESI). Temu kangen ini terjadi di CD Bethesda Yogyakarta. Bpk. Otto Odi adalah relawan PELKESI yang telah bersinergi bersama dengan relawan GKSBS pada saat merespon bencana yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara pada Desember 2025 – Januari 2026.
Perjumpaan ini membuka kemungkinan-kemungkinan bagaimana PELKESI yang memiliki wawasan pendekatan Kesehatan yang holistik, mendorong dan menyemangati GKSBS dalam membangun Rumah Sehat dengan pengalaman-pengalaman yang sudah lama dikerjakan oleh PELKESI.

Leave a Reply