Khotbah Tahun Baru, 1 Januari 2026
Warna Liturgi : Putih
Minggu Nama Kudus Yesus
Perikop : Lukas 2:21-32
Jemaat yang terkasih dalam Kristus,
Selamat Tahun Baru, Hari ini, kita merayakan Tahun Baru dengan penuh syukur dan harapan, serta merayakan Nama Kudus Yesus. Nama yang penuh kuasa ini bukan sekadar nama biasa; ia membawa identitas, panggilan, dan misi yang mengubah dunia. Bacaan ini berbicara tentang pentingnya nama dan identitas. Mari kita menggali makna di balik nama Kudus Yesus dan bagaimana hal itu mempengaruhi identitas dan panggilan kita.
Dalam perikop ini, kita melihat ada beberapa momen penting yang terjadi, yaitu; penamaan Yesus, persembahan di Bait Allah, dan pengakuan Simeon. Nama Yesus diberikan oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya, menunjukkan bahwa Nama Yesus memiliki makna ilahi dan misi penyelamatan yang khusus. Nama Yesus sendiri berarti “Tuhan menyelamatkan.” Pada waktu yang sama. Persembahan di Bait Allah menunjukkan ketaatan Yesus dan orang tua-Nya kepada hukum Taurat, menegaskan identitas-Nya sebagai Mesias yang dinantikan. Pengakuan Simeon bahwa Yesus adalah terang bagi bangsa-bangsa menegaskan bahwa misi keselamatan Yesus adalah untuk seluruh dunia.
Jemaat yang terkasih dalam Kristus,
Bagaimana mungkin seorang bayi yang lahir di kandang hina menjadi terang bagi bangsa-bangsa? Bagaimana mungkin nama Yesus yang berarti “Tuhan menyelamatkan” ternyata benar-benar membawa keselamatan bagi seluruh umat manusia? hal ini membawa kita pada refleksi bahwa karya Tuhan selalu melampaui pengertian manusia.
Dalam budaya Yahudi, nama memiliki makna yang sangat penting dan mencerminkan karakter seseorang. Nama Yesus, yang berarti “Tuhan menyelamatkan”, memiliki makna keselamatan dan harapan bagi umat manusia. Adapun Simeon, adalah seorang yang benar dan saleh, dipenuhi dengan Roh Kudus dan diberi janji bahwa ia tidak akan mati sebelum melihat Mesias. Ketika ia melihat Yesus, ia menyadari bahwa keselamatan telah datang, bukan hanya bagi Israel, tetapi bagi seluruh dunia. Kekaguman ini tercermin dalam kata-katanya yang memuji Allah dan mengakui Yesus sebagai terang yang menyinari bangsa-bangsa. Nama Yesus bukan hanya sekadar nama, tetapi mencerminkan identitas dan panggilan-Nya sebagai Juruselamat.
Jemaat yang terkasih dalam Kristus,
Sebagai pengikut Kristus, kita juga diberi identitas baru yaitu sebagai anak Allah, yang bebas dari kuasa dosa, dan menjadi ciptaan baru dalam Kristus. Dipanggil untuk hidup kudus, mencerminkan karakter Kristus, dan menjalani hidup dalam kesatuan dengan-Nya. Identitas ini membawa panggilan untuk menjadi saksi-Nya di dunia, dan memuliakan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Bagaimana nama Yesus mempengaruhi identitas dan panggilan kita sebagai jemaat? Pertama, kita diajak untuk menghidupi panggilan sebagai terang bagi dunia dengan menyebarkan kasih dan keadilan di lingkungan kita. Kedua, kita dipanggil untuk terus berjuang, membantu mereka yang membutuhkan dan memperjuangkan keadilan sosial. Ketiga, kita diajak untuk menjaga hidup kudus dan berintegritas, mencerminkan karakter Kristus dalam setiap aspek kehidupan kita. Nama Kudus Yesus membawa makna yang mendalam bagi hidup kita. Sebagai umat yang telah ditebus oleh-Nya, kita dipanggil untuk menjadi terang bagi dunia.
Mengawali tahun baru 2026 ini, marilah kita merenungkan kembali identitas kita dalam Kristus dan panggilan kita untuk menjadi terang bagi dunia. Sebagai jemaat GKSBS, kita diajak untuk menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat Sumatera Bagian Selatan dengan cara-cara yang praktis dan nyata.
- Di Keluarga: Jadilah teladan bagi anggota keluarga dengan hidup sesuai ajaran Kristus. Tunjukkan kasih, kesabaran, dan keadilan dalam hubungan keluarga.
- Di Pekerjaan: Tunjukkan integritas dan keadilan dalam setiap tindakan di tempat kerja. Berikan pelayanan yang terbaik dan jadilah terang bagi rekan kerja.
- Di Gereja: Aktiflah dalam pelayanan diakonia, bantu mereka yang membutuhkan dan perjuangkan keadilan sosial. Jadilah komunitas yang mencerminkan kasih Kristus.
Saudara-saudara yang terkasih, mari kita terus merenungkan dan menghidupi makna Nama Kudus Yesus, nama yang penuh kuasa dalam setiap aspek kehidupan kita. Dengan menyemai keadilan, kita akan menuai kasih yang tulus dan inklusif, sehingga setiap langkah kita di dunia ini menjadi berkat bagi sesama dan pujian bagi nama-Nya. Mari kita jalani tahun baru ini dengan penuh pengharapan dan dedikasi untuk menjadi saksi Kristus yang setia. Amin.
AYAT dan NYANYIAN
Nas Pembimbing : Galatia 4:5-7
Berita Anugerah : 2 Korintus 5:17
Nas Persembahan : Matius 5:23-24
Nyanyian :
- Nyanyian Pembukaan : KJ 1:1-2
- Nyanyian Pujian : KJ 13:1-2
- Nyanyian Peneguhan : PKJ 219:2
- Nyanyian Responsoria : PKJ 255:1
- Nyanyian Persembahan : PKJ 4:1-dsc
- Nyanyian Penutup : PKJ 213:1-2


Leave a Reply