Category: Kotbah, Renungan, PA

  • Hidup Orang Kristen adalah Hidup Dalam Kasih

    Khotbah Minggu, 18 Mei 2025 Warna Liturgi : PutihMinggu Kelima PaskaPerikop: Yohanes 13:31-35 Bapak, Ibu dan saudara yang dikasihi Tuhan, Hidup orang Kristen adalah hidup dalam kasih. Demikian juga persekutuan orang-orang Kristen sebagai pengikuit Kristus adalah hidup persekutuan didalam kasih. Persekutuan dimaksud sudah barang tentu jauh berbeda dari persekutuan-persekutuan lainnya…

  • Gembala Baik: Pemelihara Hidup, Kini dan Nanti

    Khotbah Minggu, 11 Mei 2025 Warna Liturgi : PutihMinggu Keempat PaskaPerikop: Yohanes 10:22-30 Shalom, Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, Injil Yohanes memang agak sedikit beda dengan tiga kitab Injil yang lainnya. Salah satu yang unik yang kita temui di dalamnya adalah Yesus beberapa kali mengibaratkan dirinya dengan berbagai hal…

  • Aku Telah Melihat TUHAN

    Khotbah Minggu Paskah, 20 April 2025 Warna Liturgi : PutihPerikop Bacaan: Yohanes 20:1-18 Shalom! Manusia tercipta sebagai mahluk sosial akan selalu mengalami perjumpaan dengan sesamanya. Dalam perjumpaan itu seringkali mengalami realita kehidupan yang terkadang terasa menyedihkan dan tidak ada harapan. Akibatnya, manusia menjadi ragu dan mempertanyakan kehadiran Tuhan dalam hidupnya.…

  • Semakin Peduli dan Sungguh-Sungguh Memuliakan Allah

    Semakin Peduli dan Sungguh-Sungguh Memuliakan Allah

    Khotbah Sabtu Sunyi, 19 April 2025 Warna Liturgi : Tanpa WarnaPerikop Bacaan: Matius 27:57-66 Shalom! Benar adanya pepatah mengatakan, “Habis manis sepah di buang”, yang menegaskan bahwa setelah tidak berguna atau disukai lagi maka seseorang akan dibuang atau dilupakan. Sekilas pepatah ini sepihak menjadi gambaran sikap para murid pada Yesus…

  • Berserah Kepada Kehendak Allah

    Berserah Kepada Kehendak Allah

    Khotbah Jumat Agung, 18 April 2025 Warna Liturgi : MerahPerikop Bacaan: Yohanes 18:1-11 Jemaat yang di kasihi Tuhan Yesus Kristus Hari ini kita merayakan Jumat Agung, yaitu hari kematian Tuhan Yesus. Disebut sebagai Jumat Agung karena pada hari ini Yesus mati disalibkan di Golgota dalam rangka menanggung dosa- dosa manusia.…

  • Pemimpin yang Melayani dan Rendah Hati

    Pemimpin yang Melayani dan Rendah Hati

    Khotbah Kamis Putih, 17 April 2025 Perikop Bacaan: Yohanes 13:4-15Warna Liturgi : Putih Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Pernahkah saudara-saudara memperhatikan para pemimpin di negara kita dalam memimpin rakyatnya? Mungkin di antara para pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda-beda. Ada yang otoriter, yaitu menggunakan kekuasaan mutlak pada diri si pemimpin itu…

  • BELAJAR DARI KESALAHAN

    BELAJAR DARI KESALAHAN

    Perikop Bacaan: 1 Korintus 10:1-13 Belajar dari kesalahan bukan suatu sikap dan tindakan yang buruk. Belajar dari kesalahan maksudnya tidak menginginkan hal-hal yang jahat atau tidak (lagi) melakukan kesalahan (keburukan) dari orang lain maupun dari diri sendiri. Betapa sulitnya belajar dari sebuah kesalahan. Jangankan belajar dari kesalahan orang lain, belajar…

  • Sahabat Salib Kristus

    Sahabat Salib Kristus

    Perikop Bacaan: Filipi 3:17-4:1 Dalam sebuah pertunjukan seni ataupun dalam dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kita pernah menyaksikan orang-orang yang memakai topeng atau cadar. Saat kita melihat seseorang memakai topeng atau cadar, mungkin kita bertanya dalam hati : orang itu wajahnya seperti apa ya? Kok, dia menyembunyikan wajahnya dengan memakai topeng…

  • Keselamatan – Renungan 1 Pra Paskah

    Keselamatan – Renungan 1 Pra Paskah

    Mengapa dari hati? Karena hati dipahami sebagai pusat kehidupan. Hati yang jahat, maupun hati yang baik akan selalu nampak dalam perilakunya. Hati mempengaruhi pikiran, pikiran memerintah mulut, tangan, kaki dst. Percaya dengan hati membuat mulut mau mengaku yang dipercaya.

  • Sarasehan Masa Perayaan Paskah dan Pentakosta

    Sarasehan Masa Perayaan Paskah dan Pentakosta

    Apa yang dimaksud dengan “tangguh” dalam konteks iman? Tangguh bukanlah sekadar memiliki kekuatan fisik atau mental yang besar, tetapi juga memiliki ketahanan rohani yang kokoh. Ini adalah kekuatan yang datang dari dalam, yang memungkinkan kita untuk tetap tegar di tengah badai kehidupan.